Application model dan application program merupakan beberapa komponen yang terdapat pada kerangka grafik komputer.
Grafik komputer bertujuan untuk menghasilkan citra.
Citra (image) istilah lain untuk gambar, merupakan salah satu komponen multimedia yang memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi visual.
Berikut salah satu contoh dari citra / gambar :
Bisa dilihat disini untuk lebih lanjut -> Cekidot
Senin, 10 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
PENGENALAN BASIS DATA
Basis Data
Basis data merupakan sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan para pemakai didalam suatu organisasi, disimpan secara sedemikian rupa didalam suatu media penyimpanan.
Berikut Konsep Basis Data :
1. Pengaturan
2. Pemilahan
3. Pengelompokkan
4. Pengorganisasian
Operasi-operasi dasar pada Basis Data :
1. Create Database (pembuatan)
2. Drop Database (penghapusan)
3. Create Table
4. Drop Table
5. Insert
6. Petrieve
7. Delete
DBMS (Database Management Systems)
Perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan ke database.
Sistem Basis Data
DBMS + Basis Data
Suatu system yang terdiri dari sekumpulan perangkat lunak, perangkat keras & end user yang menangani semua pengaksesan & pengorganisasian ke database.
Penggambaran Sistem Basis Data
Perbedaan antara File Manajemen Tradisional dan File Manajemen Database :
File manajemen tradisional : File manajemen database :
- Program Oriented - Data Oriented
- Kaku - Luwes
- Kerangkapan data - Terkontrolnya kerangkapan
data
Kelemahannya :
File manajemen tradisional :
- Timbulnya data rangkap dan ketidak konsistenan
- Data tidak dapat digunakan bersama-sama
- Kesukaran dalam pengaksesan data
- Tidak fleksibel
- Data tidak standar
File manajemen database :
- Storage yang digunakan besar
- Dibutuhkan tenaga spesialis
- Softwarenya mahal
- Kerusakaan pada system database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait.
Keuntungan dari file manajemen database :
# Terkontrolnya kerangkapan data
# Terpeliharanya kekonsistenan data
# Data dapat dipakai bersama-sama
# Data dapat distandarisasikan
# Keamanan data dapat terjamin
# Integritas data terpelihara
# Data independence
Istilah yang digunakan dalam Database
1. Enterprise
Suatu bentuk organisasi/lembaga. (Bank, Universitas, Rumah sakit, dll)
2. Entitas (File)
Suatu obyek yang dapat dibedakan dari obyek lainnya.
3. Atribut (Elemen Data)
Nama lainnya field. Suatu nilai yang dapat dibedakan dengan atribut yang lainnya.
4. Nilai Data (Data Value)
5. Kunci Elemen Data (Key Data Elemen)
Atribut yang dapat dibedakan dengan atribut yang lainnya.
6. Record Data / baris / tupel
Komponen Sistem Database
1. Data
• Terintegrasi (integrated)
• Dapat dipakai bersama-sama (shared)
2. Perangkat Keras (Hardware)
3. Perangkat Lunak (Software)
4. Pemakai/user
Pengguna Database
* System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan system database, melakukan,
mengupgrade & melaporkan jika terjadi kesalahan pada system tersebut.
* Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data secara
keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan system, merencanakannya & mengaturnya.
~ Tugas DBA
~ Program Utility yang digunakan oleh DBA
- Loading Routines
- Reorganization Routines
- Journaling Routines
- Recovery Routines
- Statistical Analysis Routines
* Programmer
Orang yang membuat program aplikasi yang diperlukan oleh end user dengan
menggunakan database & bahasa pemrograman
* Pemakai Akhir (End-User)
~Semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya~
Basis data merupakan sekumpulan data yang terintegrasi yang diorganisasi untuk memenuhi kebutuhan para pemakai didalam suatu organisasi, disimpan secara sedemikian rupa didalam suatu media penyimpanan.
Berikut Konsep Basis Data :
1. Pengaturan
2. Pemilahan
3. Pengelompokkan
4. Pengorganisasian
Operasi-operasi dasar pada Basis Data :
1. Create Database (pembuatan)
2. Drop Database (penghapusan)
3. Create Table
4. Drop Table
5. Insert
6. Petrieve
7. Delete
DBMS (Database Management Systems)
Perangkat lunak yang menangani semua pengaksesan ke database.
Sistem Basis Data
DBMS + Basis Data
Suatu system yang terdiri dari sekumpulan perangkat lunak, perangkat keras & end user yang menangani semua pengaksesan & pengorganisasian ke database.
Penggambaran Sistem Basis Data
Perbedaan antara File Manajemen Tradisional dan File Manajemen Database :
File manajemen tradisional : File manajemen database :
- Program Oriented - Data Oriented
- Kaku - Luwes
- Kerangkapan data - Terkontrolnya kerangkapan
data
Kelemahannya :
File manajemen tradisional :
- Timbulnya data rangkap dan ketidak konsistenan
- Data tidak dapat digunakan bersama-sama
- Kesukaran dalam pengaksesan data
- Tidak fleksibel
- Data tidak standar
File manajemen database :
- Storage yang digunakan besar
- Dibutuhkan tenaga spesialis
- Softwarenya mahal
- Kerusakaan pada system database dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait.
Keuntungan dari file manajemen database :
# Terkontrolnya kerangkapan data
# Terpeliharanya kekonsistenan data
# Data dapat dipakai bersama-sama
# Data dapat distandarisasikan
# Keamanan data dapat terjamin
# Integritas data terpelihara
# Data independence
Istilah yang digunakan dalam Database
1. Enterprise
Suatu bentuk organisasi/lembaga. (Bank, Universitas, Rumah sakit, dll)
2. Entitas (File)
Suatu obyek yang dapat dibedakan dari obyek lainnya.
3. Atribut (Elemen Data)
Nama lainnya field. Suatu nilai yang dapat dibedakan dengan atribut yang lainnya.
4. Nilai Data (Data Value)
5. Kunci Elemen Data (Key Data Elemen)
Atribut yang dapat dibedakan dengan atribut yang lainnya.
6. Record Data / baris / tupel
Komponen Sistem Database
1. Data
• Terintegrasi (integrated)
• Dapat dipakai bersama-sama (shared)
2. Perangkat Keras (Hardware)
3. Perangkat Lunak (Software)
4. Pemakai/user
Pengguna Database
* System Engineer
Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan system database, melakukan,
mengupgrade & melaporkan jika terjadi kesalahan pada system tersebut.
* Database Administrator (DBA)
Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data secara
keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan system, merencanakannya & mengaturnya.
~ Tugas DBA
~ Program Utility yang digunakan oleh DBA
- Loading Routines
- Reorganization Routines
- Journaling Routines
- Recovery Routines
- Statistical Analysis Routines
* Programmer
Orang yang membuat program aplikasi yang diperlukan oleh end user dengan
menggunakan database & bahasa pemrograman
* Pemakai Akhir (End-User)
~Semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya~
Minggu, 11 September 2011
Ini Doa Ku
Terselip bayangan akan datangnya kematian.
Aku tak tahu berapa lama lagi umurku di dunia-Mu
Berapa lama lagi kau izinkan aku untuk merasakan indahnya hidup bersama ciptaan-Mu di dunia ini?
Barapa lama lagi kau berikan waktu bagi ku untuk mengumpulkan segala bekal ku untuk di akhirat nanti?
Dosa ku begitu banyak ya Allah..Belum sempat aku menebus semua dosa-dosa ku.
Tolong jangan kau ambil dulu nyawa ku.
Masih banyak yang ingin aku lakukan di dunia yang kau ciptakan ini.
Aku masih ingin lulus sarjana, di wisuda dengan disaksikan keluarga ku.
Aku masih ingin bekerja..Aku ingin membahagiakan adik dan kedua orang tua ku..
Membiayai pendidikan adik ku hingga ia lulus,,Memberangkatkan kedua orang tua ku untuk pergi haji..
Aku ingin melakukan semuanya itu sebelum aku meninggalkan dunia ini.
Sungguh jika ku harus jujur,aku takut akan neraka-Mu..Namun aku juga tak pantas berada di dalam Surga-Mu.
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari dosa.
Izinkan aku untuk menebus segala dosa-dosa ku sebelum aku menjalani tidur panjangku dan menghadapi kehidupan ku yang sebenarnya di akhirat nanti.
Semoga kau mendengar doa dari hambamu yang kecil ini ya Allah karena Sesungguhnya aku tahu kau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui..AMIN..^_^
Aku tak tahu berapa lama lagi umurku di dunia-Mu
Berapa lama lagi kau izinkan aku untuk merasakan indahnya hidup bersama ciptaan-Mu di dunia ini?
Barapa lama lagi kau berikan waktu bagi ku untuk mengumpulkan segala bekal ku untuk di akhirat nanti?
Dosa ku begitu banyak ya Allah..Belum sempat aku menebus semua dosa-dosa ku.
Tolong jangan kau ambil dulu nyawa ku.
Masih banyak yang ingin aku lakukan di dunia yang kau ciptakan ini.
Aku masih ingin lulus sarjana, di wisuda dengan disaksikan keluarga ku.
Aku masih ingin bekerja..Aku ingin membahagiakan adik dan kedua orang tua ku..
Membiayai pendidikan adik ku hingga ia lulus,,Memberangkatkan kedua orang tua ku untuk pergi haji..
Aku ingin melakukan semuanya itu sebelum aku meninggalkan dunia ini.
Sungguh jika ku harus jujur,aku takut akan neraka-Mu..Namun aku juga tak pantas berada di dalam Surga-Mu.
Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari dosa.
Izinkan aku untuk menebus segala dosa-dosa ku sebelum aku menjalani tidur panjangku dan menghadapi kehidupan ku yang sebenarnya di akhirat nanti.
Semoga kau mendengar doa dari hambamu yang kecil ini ya Allah karena Sesungguhnya aku tahu kau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui..AMIN..^_^
Kamis, 23 Juni 2011
Penggunaan Java di Web
Java baik untuk digunakan di web karena Java merupakan bahasa pemrograman yang sedang berkembang pada saat ini dan memiliki prospek mengenai perkembangannya ke depan. Di samping itu, Java menyediakan user interface toolkit (Swing) yang lengkap, fasilitas penggunaan grafik (API Java 2D), pengaksesan layanan pada desktop seperti mencetak dokumen dan pengontrolan browser, dan solusi deployment klien (Java Web Start).
Terknologi Java yang dapat digunakan untuk web adalah applet, servlet, dan JavaServer Pages (JSP). Applet digunakan untuk membuat sebuah aplikasi seperti halnya aplikasi desktop yang dijalankan di web. Servlet merupakan begian dari J2EE yang memang didedikasikan untuk Java di web.
Servlet dapat menampilkan halaman web menggunakan HTML, namu pemrosesan aksi pada web menggunakan bahasa pemrograman Java. Servlet dapat menggunakan seluruh pustaka standar Java untuk mendefinisikan proses yang dibutuhkan.
Pada perkembangannya, Sun mengeluarkan sebuah teknologi yang dibuat di atas servlet, yaitu teknologi JSP untuk memudahkan programmer yang tidak terbiasa dengan Java membuat halaman web dengan Java. Java merupakan teknologi yang memerlukan sebuah virtual machine, oleh karena itu dibutuhkan spesifikasi server yang cukup memadai jika ingin menggunakan Java di web.
Pada saat ini, banyak framework yang didedikasikan untuk Java di web. Apa itu framework? Framework adalah serangkaian kerja yang memudahkan programmer untuk membuat sebuah aplikasi, sehingga programmer akan lebih mudah melakukan perubahan (customize) terhadap aplikasinya dan dapat memakainya kembali untuk aplikasi yang sejenis.
Beberapa framework untuk membangun aplikasi web berbasis Java telah banyak dibuat, misalnya Struts dan Apache. Struts menggunakan prinsip desain Model-View Controller (MVC).
source : http://belajar-sendiri.com/2010/10/sekilas-tentang-java-di-web/
Terknologi Java yang dapat digunakan untuk web adalah applet, servlet, dan JavaServer Pages (JSP). Applet digunakan untuk membuat sebuah aplikasi seperti halnya aplikasi desktop yang dijalankan di web. Servlet merupakan begian dari J2EE yang memang didedikasikan untuk Java di web.
Servlet dapat menampilkan halaman web menggunakan HTML, namu pemrosesan aksi pada web menggunakan bahasa pemrograman Java. Servlet dapat menggunakan seluruh pustaka standar Java untuk mendefinisikan proses yang dibutuhkan.
Pada perkembangannya, Sun mengeluarkan sebuah teknologi yang dibuat di atas servlet, yaitu teknologi JSP untuk memudahkan programmer yang tidak terbiasa dengan Java membuat halaman web dengan Java. Java merupakan teknologi yang memerlukan sebuah virtual machine, oleh karena itu dibutuhkan spesifikasi server yang cukup memadai jika ingin menggunakan Java di web.
Pada saat ini, banyak framework yang didedikasikan untuk Java di web. Apa itu framework? Framework adalah serangkaian kerja yang memudahkan programmer untuk membuat sebuah aplikasi, sehingga programmer akan lebih mudah melakukan perubahan (customize) terhadap aplikasinya dan dapat memakainya kembali untuk aplikasi yang sejenis.
Beberapa framework untuk membangun aplikasi web berbasis Java telah banyak dibuat, misalnya Struts dan Apache. Struts menggunakan prinsip desain Model-View Controller (MVC).
source : http://belajar-sendiri.com/2010/10/sekilas-tentang-java-di-web/
Minggu, 27 Maret 2011
The Web Governance Security and Standard
Celah-celah keamanan pada apliaksi web seperti SQL Injection, XSS, RFI, LFI, Arbitary File Upload/Download, masih saja dijumpai hingga kini.
Password. Salah satu hal yang sepertinya paling tidak dipedulikan keamanannya. hampir pada semua situs pemerintah masih terdapat account dengan password-password yang tidak secure: 123456, admin, administrator, depkominfo, password menggunakan kode SKPD, dan masih banyak lagi.
Sepertinya kesadaran tentang keamanan masih perlu ditingkatkan. kalau tidak, maka jangan protes jika ada script kiddie yang bermain-main di area Admin dan berbuat kekacauan.
Hal yang sama terjadi pada Sistem Informasi yang digunakan. Banyak sekali account dengan password yang sangat tidak secure. Padahal pekerjaan yang dilakukan berbulan-bulan bisa hilang dalam sekejap dan berantakan jika ada orang jahat yang mengacak-acak data didalamnya
Webmail pemerintah masih menjadi sasaran empuk. Masih banyak yang menggunakan Squirrelmail kendati sudah lama sekali banyak isu keamanan pada squirrelmail.
Prinsip-prinsip Pengembangan dan Keamanan Situs Web :
1. Dalam pengembangan suatu situs informasi, Administrator harus memperhatikan prinsip tata
kelola teknologi informasi yang baik (IT governance) untuk layanan informasi publik
dengan memperhatikan ketersediaan, keutuhan dan kerahasiaan data.
2. Dalam proses pengembangan dan pengoperasian Situs, Penyelenggara Negara harus memperhatikan
aspek teknis, organisasi dan manajemen serta ketentuan hukum yang berlaku
3. Secara teknis pengembangan akan melibatkan pihak internal Web-admin, programmer, supervisor,
dan pengguna.
4. Dalam proses pendaftaran nama domain harus menggunakan Country Code Top Level Domain
Indonesia (.id), sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada penggunaan nama domain untuk
instansi pemerintah.
5. Alamat email yang tercatat pada sistem pendaftaran nama domain harus atas nama orang yang
bertanggung jawab secara ex-officio dan/atau bertindak untuk dan atas nama secara
institusional terhadap penyelenggaraan Situs Web.
6. Dalam hal situs web adalah situs dari sistem informasi pemerintah, maka Administrator adalah
penyelenggara Negara yang mempunyai Tugas Pokok dan Fungsi serta kewenangan untuk itu.
7. Dalam hal situs web adalah Sistem Informasi Pemerintah sebagai sarana penyelenggaraan layanan
publik, maka situs tersebut adalah sarana umum yang berfungsi sebagaimana layaknya maklumat
pemerintah kepada publik dan setiap perbuatan yang mengganggu dan/atau mengakibatkan sistem
menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya adalah suatu tindak pidana berdasar ketentuan
pidana yang berlaku.
Kebijakan Sistem Keamanan (Security policy):
1. Penyelenggara Negara harus menetapkan dan menerbitkan kebijakan sistem keamanan sesuai
karakteristik organisasi dan manajemen yang berlaku, dan harus mempunyai program sosialisasi
untuk kejelasan informasi itu kepada pengguna, serta menjamin penerapan pelaksanaan
kepatuhannya.
2. Kebijakan Keamanan (Security Policy) mengacu pada sistem manajemen keamanan informasi yang
substansinya antara lain sebagai berikut:
a. Menjelaskan fungsi dan peranan serta tanggung jawab Pihak Ketiga yang terkait dengan
keberadaan Situs-Web.
b. Menjelaskan bagaimana kebijakan sistem keamanan tersebut;
c. Menjelaskan bagaimana Pengorganisasian Sistem Keamanan;
d. Memperhitungkan dengan seksama resiko (risk assessment) dan mengenali kelemahan atau
kerentanan terhadap penyelenggaraan Situs Web;
e. Menjelaskan bagaimana melakukan pengelolaan/Manajemen Aset dengan memperhatikan informasi
dan perangkat pengolah informasi sebagai asset yang sangat berharga dan sepatutnya
diperhitungkan dengan baik;
f. Menjelaskan keamanan personal terhadap Sumber Daya Manusia yang digunakan dengan
memperhitungkan reputasi baik serta informasi detil personal data yang bersangkutan dan
pendistribusian tanggung jawab serta kapabilitasnya dan kemampuan tanggapan terhadap
insiden keamanan;
g. Menjelaskan program kewaspadaan terhadap Sistem Keamanan;
h. Kejelasan prosedur ataupun aturan terhadap kewenangan mengakses;
i. Kejelasan prosedur ataupun aturan sehubungan dengan kewajiban menjaga data pribadi
konsumen/pengguna sistem;
j. Kejelasan prosedur ataupun aturan untuk pembuatan dan penggunaan kode kunci pengakses
(password) .
Manajemen Keamanan Situs Web
Manajemen Keamanan Situs Web adalah serangkaian tindakan pengamanan termasuk namun tidak terbatas pada pembuatan atau penetapan prosedur-prosedur penggunaan/akses bagi staf atau kontraktor dalam rangka meminimalkan resiko keamanan, antara lain:
a. Menjamin keutuhan dan ketersediaan konten dan infrastruktur
b. Menjamin pengoperasian yang benar dan aman atas Situs Web, seperti kendali/kontrol atas server dan tidak meninggalkan sistem manajemen konten dalam keadaan tidak terjaga;
c. Menjamin perlindungan keutuhan informasi elektronik dan program komputer yang digunakan;
d. Mencegah kerusakan aset dan terhentinya aktifitas bisnis dan manajemen organisasi;
e. Melindungi keutuhan dan kerahasiaan data/informasi baik yang dikirimkan via situs maupun yang
tersimpan dalam infrastruktur Situs Web.
Standar Sistem Keamanan :
1) Keberadaan sistem keamanan setidaknya memperhatikan beberapa aspek antara lain sebagai
berikut;
a) Aspek Fisik dan Lingkungan Keamanan, yang mencakup proteksi perangkat dan informasi dari
kerusakan fisik dengan cara mengontrol akses terhadap informasi dan perangkat, termasuk
penentuan lokasi dan pengenalan siapa saja yang terkoneksi kedalam sistem.
b) Aspek Manajemen Operasi dan Komunikasi serta Manajemen Keberlanjutan Bisnis yang meliputi
antara lain:
(i) manajemen/tata kelola yang semestinya dan pengoperasian yang aman terhadap fasilitas
pengolahan informasi selama dilakukannya kegiatan harian dan menjaga sedapat mungkin
agar aktivitas bisnis atau penyelenggaraan layanan publik tidak terhenti sekiranya
terjadinya gangguan atau kerusakan terhadap sistem.
(ii) Pembagian dan/atau pemisahan tugas dan kewenangan, dan
(iii) Pemantau ketersediaan baik performa maupun kapasitasnya, serta keakuratan dan
kemutakhiran data, dan kerahasiaannya.
c) Aspek Teknis: Standar teknis keamanan paling tidak memperhatikan 3 tingkatan pertahanan
yakni:
(i) Tingkatan Sistem Operasi (OS Level);
(ii) Tingkatan Web Server,
(iii) Tingkatan Aplikasi Web (Web Aplication Level).
d) Aspek Legal: Desain dan Penyelenggaraan Situs Web serta pengadaan komponen-komponen dari
Situs Web harus diperoleh dan diselenggarakan secara sah.. Para Administrator atau
Penyelenggara Situs Web diharapkan berkonsultasi dan/atau berkoordinasi dengan ahli hukum
baik inhouse ataupun professional untuk meminta opini hukum agar penyimpanan informasi
yang sensitif dan data personal milik seseorang tidak salah secara hukum. Pada prinsipnya
hukum melindungi kerahasiaan informasi yang sensitif dan informasi individual, yang
mencakup tidak hanya tindakan perolehan dan penggunaan saja melainkan juga bagaimana
kewajiban standar penyimpanan ataupun pengumuman informasi kepada pihak ketiga. Pada
intinya, hukum akan melihat apakah perolehan informasi telah dilakukan secara sah (lawful
obtained) dan penanganannya sebagaimana-mestinya (treated fairly). Terhadap perolehan dan
penggunaan data personal yang tidak sebagaimana mestinya akan menuai gugatan si pemilik
informasi dan kemungkinan ancaman pidana.
2) Akses Kontrol: Mengendalikan akses kedalam informasi dan sistem informasi berdasarkan
kebutuhan aktifitas bisnis dan keamanan, menentukan siapa-siapa saja yang berhak mengakses
(3rd party, sys admin, content author), dan Proses Pemantauan dan Pengkajian Kembali terhadap
Akses secara berkala.
3) Keamanan situs ditentukan oleh konfigurasi yang benar dan aman, antara lain sebagai berikut:
i. Penentuan Aplikasi web server yang sesuai dengan interoprabilitas atau kompatibilitas
sistem yang telah ada;
ii. Penentuan Sistem operasi komputer dari web server;
iii. Penataan Jaringan Komputer Lokal dari web server;
iv. Sistem aplikasi pendukung yang berada di dalam web server (‘Back end’);
v. Otorisasi nama domain dari jaringan web server;
vi. Kendali akses jarak jauh terhadap web-server (Remote web server) seperti penggunaan FTP
dan server extensions lainnya;
vii. Keamanan fisik dan personel;
viii. Verifikasi regular terhadap kehandalan sistem.
Beberapa Langkah-langkah Pelengkap Keamanan Yang Direkomendasikan :
a. Pada dasarnya setiap program komputer menyimpan potensi kesalahan pemrograman (bug) yang baru
akan diketahui dibelakang hari. Umumnya setiap vendor akan selalu memperbaiki sistemnya
berdasarkan komentar dan/atau temuan permasalahan dari penggunanya dan mereka telah
mempersiapkan paket-paket program yang menyempurnakan kelemahan tersebut (patches). Upayakan
untuk selalu mengupdate paket-paket perbaikan tersebut secara berkala, ikuti cara
instalasinya dan perhatikan baik-baik kelemahan apa yang telah ditutup dengan keberadaan
paket tersebut.
b. Pada saat melakukan konfigurasi pada web server, yakinkan bahwa pengaturan terhadap kendali
akses (akses kontrols) telah disiapkan secara baik untuk semua direktori termasuk root
direktori dari web, antara lain sebagai berikut;
i. Pastikan bahwa struktur direktori web hanya dapat dimodifikasi oleh web-server
administrator
ii. Akses kepada halaman web hanya diperkenankan untuk membaca informasi sebagaimana adanya,
meskipun pengguna web mungkin akan meminta izin untuk memasukkan scripts atau program
agar informasi yang dimintanya menjadi lebih dinamis
iii. Pengguna Web tidak dapat melihat daftar direktori dalam web-server
iv. Jangan berikan akses bagi pengguna untuk melihat konfigurasi file dalam web-server
v. Tidak ada level yang lebih tinggi dari administrator dan tidak ada struktur direktori
diatas root dalam struktur direktori dari web-server
vi. Hindarkan semua konten yang tidak perlu, dan jangan aktifkan program atau mekanisme yang
tidak diperlukan
vii. Hapus semua halaman yang salah karena akan menampilkan informasi yang tidak patut
c. Terkait dengan akses kontrol dan privilege, jangan buat akses kontrol melebihi kewenangan
atau hak privilege kepada pengguna web karena akan dapat disalahgunakan.
d. Terkait dengan sistem pencatatan akses (Logging), perlu diperhatikan sebagai berikut:
i. Aktifkan sistem pencatatan kegiatan akses (log) pada web-server yang dapat melihat
aktivitas-aktivitas yang dilakukan pengguna dan melihat upaya-upaya untuk menjalan suatu
script yang tidak ada pada web-server. Log harus dapat menampilkan informasi tentang
koneksi yang dilakukan kepada web-server, kewenangan pengguna, tampilan pesan kesalahan,
dan informasi yang lain yang dapat dipergunakan untuk melakukan penelusuran sekiranya
terjadi akses illegal.
ii. Logs harus secara otomatis menyimpan dan mengupdate datanya dan mengirimkan data tersebut
kepada central management server. Hal ini dapat membuat tambahan pekerjaan bagi para
penyelusup untuk menghilangkan data tersebut pada lokal log files.
iii. Sistem pencatatan akses akan lebih baik jika dilengkapi sistem pendeteksi gangguan
penyusupan (Intrusion Detection Sistem).
Source : http://black-it.net/home/print-4da792cedb7eca78027800dd2912ed94.jsp
Password. Salah satu hal yang sepertinya paling tidak dipedulikan keamanannya. hampir pada semua situs pemerintah masih terdapat account dengan password-password yang tidak secure: 123456, admin, administrator, depkominfo, password menggunakan kode SKPD, dan masih banyak lagi.
Sepertinya kesadaran tentang keamanan masih perlu ditingkatkan. kalau tidak, maka jangan protes jika ada script kiddie yang bermain-main di area Admin dan berbuat kekacauan.
Hal yang sama terjadi pada Sistem Informasi yang digunakan. Banyak sekali account dengan password yang sangat tidak secure. Padahal pekerjaan yang dilakukan berbulan-bulan bisa hilang dalam sekejap dan berantakan jika ada orang jahat yang mengacak-acak data didalamnya
Webmail pemerintah masih menjadi sasaran empuk. Masih banyak yang menggunakan Squirrelmail kendati sudah lama sekali banyak isu keamanan pada squirrelmail.
Prinsip-prinsip Pengembangan dan Keamanan Situs Web :
1. Dalam pengembangan suatu situs informasi, Administrator harus memperhatikan prinsip tata
kelola teknologi informasi yang baik (IT governance) untuk layanan informasi publik
dengan memperhatikan ketersediaan, keutuhan dan kerahasiaan data.
2. Dalam proses pengembangan dan pengoperasian Situs, Penyelenggara Negara harus memperhatikan
aspek teknis, organisasi dan manajemen serta ketentuan hukum yang berlaku
3. Secara teknis pengembangan akan melibatkan pihak internal Web-admin, programmer, supervisor,
dan pengguna.
4. Dalam proses pendaftaran nama domain harus menggunakan Country Code Top Level Domain
Indonesia (.id), sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada penggunaan nama domain untuk
instansi pemerintah.
5. Alamat email yang tercatat pada sistem pendaftaran nama domain harus atas nama orang yang
bertanggung jawab secara ex-officio dan/atau bertindak untuk dan atas nama secara
institusional terhadap penyelenggaraan Situs Web.
6. Dalam hal situs web adalah situs dari sistem informasi pemerintah, maka Administrator adalah
penyelenggara Negara yang mempunyai Tugas Pokok dan Fungsi serta kewenangan untuk itu.
7. Dalam hal situs web adalah Sistem Informasi Pemerintah sebagai sarana penyelenggaraan layanan
publik, maka situs tersebut adalah sarana umum yang berfungsi sebagaimana layaknya maklumat
pemerintah kepada publik dan setiap perbuatan yang mengganggu dan/atau mengakibatkan sistem
menjadi tidak berfungsi sebagaimana mestinya adalah suatu tindak pidana berdasar ketentuan
pidana yang berlaku.
Kebijakan Sistem Keamanan (Security policy):
1. Penyelenggara Negara harus menetapkan dan menerbitkan kebijakan sistem keamanan sesuai
karakteristik organisasi dan manajemen yang berlaku, dan harus mempunyai program sosialisasi
untuk kejelasan informasi itu kepada pengguna, serta menjamin penerapan pelaksanaan
kepatuhannya.
2. Kebijakan Keamanan (Security Policy) mengacu pada sistem manajemen keamanan informasi yang
substansinya antara lain sebagai berikut:
a. Menjelaskan fungsi dan peranan serta tanggung jawab Pihak Ketiga yang terkait dengan
keberadaan Situs-Web.
b. Menjelaskan bagaimana kebijakan sistem keamanan tersebut;
c. Menjelaskan bagaimana Pengorganisasian Sistem Keamanan;
d. Memperhitungkan dengan seksama resiko (risk assessment) dan mengenali kelemahan atau
kerentanan terhadap penyelenggaraan Situs Web;
e. Menjelaskan bagaimana melakukan pengelolaan/Manajemen Aset dengan memperhatikan informasi
dan perangkat pengolah informasi sebagai asset yang sangat berharga dan sepatutnya
diperhitungkan dengan baik;
f. Menjelaskan keamanan personal terhadap Sumber Daya Manusia yang digunakan dengan
memperhitungkan reputasi baik serta informasi detil personal data yang bersangkutan dan
pendistribusian tanggung jawab serta kapabilitasnya dan kemampuan tanggapan terhadap
insiden keamanan;
g. Menjelaskan program kewaspadaan terhadap Sistem Keamanan;
h. Kejelasan prosedur ataupun aturan terhadap kewenangan mengakses;
i. Kejelasan prosedur ataupun aturan sehubungan dengan kewajiban menjaga data pribadi
konsumen/pengguna sistem;
j. Kejelasan prosedur ataupun aturan untuk pembuatan dan penggunaan kode kunci pengakses
(password) .
Manajemen Keamanan Situs Web
Manajemen Keamanan Situs Web adalah serangkaian tindakan pengamanan termasuk namun tidak terbatas pada pembuatan atau penetapan prosedur-prosedur penggunaan/akses bagi staf atau kontraktor dalam rangka meminimalkan resiko keamanan, antara lain:
a. Menjamin keutuhan dan ketersediaan konten dan infrastruktur
b. Menjamin pengoperasian yang benar dan aman atas Situs Web, seperti kendali/kontrol atas server dan tidak meninggalkan sistem manajemen konten dalam keadaan tidak terjaga;
c. Menjamin perlindungan keutuhan informasi elektronik dan program komputer yang digunakan;
d. Mencegah kerusakan aset dan terhentinya aktifitas bisnis dan manajemen organisasi;
e. Melindungi keutuhan dan kerahasiaan data/informasi baik yang dikirimkan via situs maupun yang
tersimpan dalam infrastruktur Situs Web.
Standar Sistem Keamanan :
1) Keberadaan sistem keamanan setidaknya memperhatikan beberapa aspek antara lain sebagai
berikut;
a) Aspek Fisik dan Lingkungan Keamanan, yang mencakup proteksi perangkat dan informasi dari
kerusakan fisik dengan cara mengontrol akses terhadap informasi dan perangkat, termasuk
penentuan lokasi dan pengenalan siapa saja yang terkoneksi kedalam sistem.
b) Aspek Manajemen Operasi dan Komunikasi serta Manajemen Keberlanjutan Bisnis yang meliputi
antara lain:
(i) manajemen/tata kelola yang semestinya dan pengoperasian yang aman terhadap fasilitas
pengolahan informasi selama dilakukannya kegiatan harian dan menjaga sedapat mungkin
agar aktivitas bisnis atau penyelenggaraan layanan publik tidak terhenti sekiranya
terjadinya gangguan atau kerusakan terhadap sistem.
(ii) Pembagian dan/atau pemisahan tugas dan kewenangan, dan
(iii) Pemantau ketersediaan baik performa maupun kapasitasnya, serta keakuratan dan
kemutakhiran data, dan kerahasiaannya.
c) Aspek Teknis: Standar teknis keamanan paling tidak memperhatikan 3 tingkatan pertahanan
yakni:
(i) Tingkatan Sistem Operasi (OS Level);
(ii) Tingkatan Web Server,
(iii) Tingkatan Aplikasi Web (Web Aplication Level).
d) Aspek Legal: Desain dan Penyelenggaraan Situs Web serta pengadaan komponen-komponen dari
Situs Web harus diperoleh dan diselenggarakan secara sah.. Para Administrator atau
Penyelenggara Situs Web diharapkan berkonsultasi dan/atau berkoordinasi dengan ahli hukum
baik inhouse ataupun professional untuk meminta opini hukum agar penyimpanan informasi
yang sensitif dan data personal milik seseorang tidak salah secara hukum. Pada prinsipnya
hukum melindungi kerahasiaan informasi yang sensitif dan informasi individual, yang
mencakup tidak hanya tindakan perolehan dan penggunaan saja melainkan juga bagaimana
kewajiban standar penyimpanan ataupun pengumuman informasi kepada pihak ketiga. Pada
intinya, hukum akan melihat apakah perolehan informasi telah dilakukan secara sah (lawful
obtained) dan penanganannya sebagaimana-mestinya (treated fairly). Terhadap perolehan dan
penggunaan data personal yang tidak sebagaimana mestinya akan menuai gugatan si pemilik
informasi dan kemungkinan ancaman pidana.
2) Akses Kontrol: Mengendalikan akses kedalam informasi dan sistem informasi berdasarkan
kebutuhan aktifitas bisnis dan keamanan, menentukan siapa-siapa saja yang berhak mengakses
(3rd party, sys admin, content author), dan Proses Pemantauan dan Pengkajian Kembali terhadap
Akses secara berkala.
3) Keamanan situs ditentukan oleh konfigurasi yang benar dan aman, antara lain sebagai berikut:
i. Penentuan Aplikasi web server yang sesuai dengan interoprabilitas atau kompatibilitas
sistem yang telah ada;
ii. Penentuan Sistem operasi komputer dari web server;
iii. Penataan Jaringan Komputer Lokal dari web server;
iv. Sistem aplikasi pendukung yang berada di dalam web server (‘Back end’);
v. Otorisasi nama domain dari jaringan web server;
vi. Kendali akses jarak jauh terhadap web-server (Remote web server) seperti penggunaan FTP
dan server extensions lainnya;
vii. Keamanan fisik dan personel;
viii. Verifikasi regular terhadap kehandalan sistem.
Beberapa Langkah-langkah Pelengkap Keamanan Yang Direkomendasikan :
a. Pada dasarnya setiap program komputer menyimpan potensi kesalahan pemrograman (bug) yang baru
akan diketahui dibelakang hari. Umumnya setiap vendor akan selalu memperbaiki sistemnya
berdasarkan komentar dan/atau temuan permasalahan dari penggunanya dan mereka telah
mempersiapkan paket-paket program yang menyempurnakan kelemahan tersebut (patches). Upayakan
untuk selalu mengupdate paket-paket perbaikan tersebut secara berkala, ikuti cara
instalasinya dan perhatikan baik-baik kelemahan apa yang telah ditutup dengan keberadaan
paket tersebut.
b. Pada saat melakukan konfigurasi pada web server, yakinkan bahwa pengaturan terhadap kendali
akses (akses kontrols) telah disiapkan secara baik untuk semua direktori termasuk root
direktori dari web, antara lain sebagai berikut;
i. Pastikan bahwa struktur direktori web hanya dapat dimodifikasi oleh web-server
administrator
ii. Akses kepada halaman web hanya diperkenankan untuk membaca informasi sebagaimana adanya,
meskipun pengguna web mungkin akan meminta izin untuk memasukkan scripts atau program
agar informasi yang dimintanya menjadi lebih dinamis
iii. Pengguna Web tidak dapat melihat daftar direktori dalam web-server
iv. Jangan berikan akses bagi pengguna untuk melihat konfigurasi file dalam web-server
v. Tidak ada level yang lebih tinggi dari administrator dan tidak ada struktur direktori
diatas root dalam struktur direktori dari web-server
vi. Hindarkan semua konten yang tidak perlu, dan jangan aktifkan program atau mekanisme yang
tidak diperlukan
vii. Hapus semua halaman yang salah karena akan menampilkan informasi yang tidak patut
c. Terkait dengan akses kontrol dan privilege, jangan buat akses kontrol melebihi kewenangan
atau hak privilege kepada pengguna web karena akan dapat disalahgunakan.
d. Terkait dengan sistem pencatatan akses (Logging), perlu diperhatikan sebagai berikut:
i. Aktifkan sistem pencatatan kegiatan akses (log) pada web-server yang dapat melihat
aktivitas-aktivitas yang dilakukan pengguna dan melihat upaya-upaya untuk menjalan suatu
script yang tidak ada pada web-server. Log harus dapat menampilkan informasi tentang
koneksi yang dilakukan kepada web-server, kewenangan pengguna, tampilan pesan kesalahan,
dan informasi yang lain yang dapat dipergunakan untuk melakukan penelusuran sekiranya
terjadi akses illegal.
ii. Logs harus secara otomatis menyimpan dan mengupdate datanya dan mengirimkan data tersebut
kepada central management server. Hal ini dapat membuat tambahan pekerjaan bagi para
penyelusup untuk menghilangkan data tersebut pada lokal log files.
iii. Sistem pencatatan akses akan lebih baik jika dilengkapi sistem pendeteksi gangguan
penyusupan (Intrusion Detection Sistem).
Source : http://black-it.net/home/print-4da792cedb7eca78027800dd2912ed94.jsp
Senin, 14 Maret 2011
Awas Pacar Gue Galak..!!!
“Kring..kring..!” suara jam weker Maya berdering keras. Namun, Maya tak juga bangun dari tidurnya hingga membuat ibunya merasa harus membangunkan anak kesayangannya itu. “May,,bangun..!! udah jam berapa ini, nanti kamu telat !!” Dengan mata yang masih sangat sipit dan rasa kantuk yang masih melekat akhirnya Maya pun beranjak dari tempat tidurnya dan segera bergegas mandi untuk siap berangkat kuliah. Dan seperti biasanya jemputan pribadi Maya pun sudah siap siaga 24 jam untuk mengantarnya ke kampus.
“Pagi mah,pah..” sapa Maya kepada mamah dan papahnya. Tak lupa pula Maya untuk menyapa Rendy sang ojek pribadi yang selalu setia mengantarnya kemana saja.
“Pagi sayang..” ujar Maya.
“Pagi juga sayang..” jawab Rendy dengan penuh rasa cinta. Kasih sayang yang begitu dalam terpancar dari matanya. Seakan-akan ia tak ingin mengalihkan pandangannya sekejap saja dari Maya.
Rendy adalah pacarnya Maya yang sangat protective dan possessive. Ia tak mungkin membiarkan satu cowo pun ada yang mendekati pacarnya itu. Setelah mereka selesai sarapan, Maya bergegas untuk berangkat kuliah dengan diantar kekasihnya itu.
Obrolan-obrolan kecil terjadi sepanjang perjalanan ke kampus. Tak lupa seperti biasanya Rendy selalu berpesan ini itu kepada Maya. Belum omongan Rendy selesai, Maya memotong omongan Rendy dan berkata “Iya sayang,,kamu tenang aja aku ga akan macem-macem kok di kampus!!” ucap Maya dengan sedikit rasa jengkel dihatinya. Wajahnya berubah menjadi kesal dan seolah-olah tanduk dikepalanya ingin muncul.
Sesampainya di kampus, Rendy menjatuhkan kecupan kecil dikening Maya. Oh.Tuhan..betapa sayangnya Rendy kepada pacarnya itu. Semua perempuan pasti ingin memiliki pacar yang penyayang seperti Rendy.
Di kampus, Maya terkenal sangat populer dan banyak disukai oleh teman-teman prianya. Banyak mahasiswa yang sangat mengidolakan Maya untuk jadi pacarnya. Jelaslah Rendy sangat protective dan possessive karena ia tak mau kalau sampai pacarnya jatuh hati ke pria lain. Namun kebanyakan dari mereka sakit hati karena Maya sudah punya seorang pacar. Walaupun begitu, sebagian dari mereka tidak patah semangat untuk bisa menjadi pacarnya Maya. Selesainya Maya dari kuliah, ia bertemu dengan seorang teman lamanya sewaktu ia masih tinggal di Bandung. Temannya itu bernama Tomy. Maya terkejut ketika tiba-tiba saja ada yang memanggilnya dan orang itu adalah Tomy. Ia tak menyangka bahwa Tomy pindah ke Jakarta dan sekarang satu kampus dengannya. Jantungnya berdegup kencang saat melihat Tomy. Rasa senang, kaget dan bingung tercampur aduk seperti gado-gado di kantin kampus. Bagaimana tidak, Tomy itu mantan pacarnya sewaktu ia tinggal di Bandung. Namun hubungan mereka harus berakhir karena Maya harus ikut orang tuanya hijrah ke Jakarta.
“Hai May,,kamu apa kabar???masih inget sama aku nggak???” tanya Tomy sambil tersenyum.
“Kabar aku baik kok,tom.Kamu sendiri apa kabar??udah lama yaa kita gak ketemu.” Jawab Maya. Maya masih tidak percaya kalau yang ada didepannya itu adalah Tomy.
“Kabar aku juga baik-baik aja ko May. Kamu gak berubah ya May. Malah makin cantik.” puji Tomy. Tomy tak menyangka kalau pujiannya itu membuat Maya menjadi salah tingkah dan gugup. Akhirnya, mereka berdua pun memutuskan untuk pergi makan sambil mengingat-ingat masa-masa waktu mereka masih di Bandung. Namun, saat Maya dan Tomy akan meninggalkan kampus tiba-tiba saja Maya bertemu dengan sahabatnya yang bernama Bela. Bela terkejut melihat Maya bersama seorang cowok yang tidak ia kenal. Bela segera memanggil Maya dan bertanya siapa cowok yang bersamanya itu.
“May,lo mau kemana?cowok itu siapa sih?kayanya gue gak kenal sama dia.” tanya Bela.
“Gue mau makan,Bel. Dia temen gue waktu gue masih di Bandung. Ayo gue kenalin sama dia.” ujar Maya. Ia pun mengenalkan sahabatnya itu dengan Tomy. Setelah itu, Maya dan Tomy pun pergi meniggalkan kampus.
Maya dan Tomy seakan-akan terbawa kedalam suasana saat mereka masih berpacaran. Begitu bahagianya mereka menghabiskan waktu bersama. Sampai-sampai telepon dan sms dari Rendy tak dihiraukan oleh Maya. Sepertinya Maya tak ingin diganggu oleh siapa pun. Semakin hari sikap Maya semakin berubah pada Rendy. Ia menjadi seorang pembohong. Kini, ia tak lagi diantar jemput oleh Rendy seperti biasanya. Waktunya banyak dihabiskan dengan Tomy dan ia selalu memberikan seribu alasan tiap Rendy menanyakan perubahan sikapnya itu. Tiap harinya Rendy selalu menanyakan apa yang dilakukan Maya dari ia meninggalkan rumah sampai ia kembali lagi ke rumah. Mengecek inbox ditelepon genggamnya tak lupa ia lakukan untuk memastikan bahwa Maya tak bertindak macam-macam. Setiap ada message dari teman pria Maya, sifat protective dan possessive Rendy muncul dengan sendirinya. Hal itulah yang membuat Maya tidak tahan dengan sikap Rendy. Sikap possessivenya terlalu berlebihan dan membuat Maya geram.
“Ih,cowo gue galak banget sih.!!!!!! Rasanya pengen gue pasang spanduk ‘Awas Cowok gue galak..!!!” ucap Maya dalam hatinya.
Sampai suatu saat Maya dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatnya bingung. Tomy memintanya untuk menjadi belahan jiwanya lagi seperti dulu. Maya pun bingung dan entah harus berkata apa. Sejenak ia terdiam dan hanyut dalam lamunan. Pikirannya kacau yang ada hanya terlintas wajah Rendy disepanjang lamunannya. Disatu sisi ia merasa nyaman bersama Tomy dan merasa tidak ada yang mengekangnya. Namun, disisi lain ia juga sayang pada Rendy yang selalu perhatian padanya dan setia menjadi ojek pribadinya 24 jam. Terdengar suara Tomy yang memanggil-manggil namanya memecahkan lamunan dengan sekejap. Saat Tomy kembali menodongkan pertanyaan sulit itu kepada Maya. Tetapi, entah apa yang membuat Maya menerima Tomy kembali. Seolah-olah ia tak sedikitpun memikirkan perasaan Rendy. Bagaimana jika Rendy tahu apa yang sudah Maya lakukan padanya?Apa sudah tidak ada sedikitpun rasa yang tersisa dihatinya untuk Rendy? Semua itu menjadi tanda tanya besar.
Hubungan terlarang Maya dan Tomy sudah terjalin selama sebulan. Dan sepertinya Maya masih merasa nyaman dengan keadaannya yang seperti itu. Bela pun tau apa yang telah dilakukan sahabatnya itu. Bela sempat kesal dan mencoba untuk mengarahkan sahabatnya itu kembali ke jalan yang benar. Namun, sia-sia saja semuahnya. Tak ada satu pun ucapan Bela yang didengarkan oleh Maya. Bagai masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan ucapan Bela itu. Akhirnya bendera putih dikibarkan Bela, menandakan bahwa ia sudah menyerah berbicara pada Maya. Ia hanya dapat mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya itu.
Suatu ketika, saat Maya dan Tomy sedang pergi berdua tiba-tiba saja telepon genggam Maya berdering. Ternyata panggilan masuk dari Rendy. Spontan Maya panik dan menjadi gugup. Tomy pun bingung melihat sikap Maya menjadi panik seperti itu.
“Kamu kenapa sayang?kok panik gitu..Siapa yang telefon?” tanya Tomy terlihat heran.
Pikiran Maya tambah bercampur aduk ketika Tomy bertanya seperti itu. Ia bingung harus menjawab apa.
“Aku gak kenapa-kenapa kok. Mama aku telefon nih, tapi tadi aku bilangnya lagi dikampus.”
Maya berbohong untuk menutupi yang sebenarnya.
“Yaudah kamu angkat aja telefonnya. Bilang aja lagi sama aku.” ujar Tomy dan masih tetap kekeh untuk menyuruh Maya mengangkat teleponnya. Sementara telepon genggam Maya terus berbunyi nyaring dan membuat pikiran Maya tambah kacau. Namun tetap saja Maya tak juga mengangkat teleponnya.
“Udah biarin aja sayang ga usah aku angkat. Nanti bilang aja sama mama tadi lagi ada dosen” ucapnya sambil mencoba menenangkan hati. Keadaan mulai kembali netral dan mereka seperti biasa lagi.
Di lain tempat, Bela sedang asyik berkumpul bersama teman-temannya. Namun, tiba-tiba saja telepon genggamnya berdering dan ternyata itu dari Rendy pacar sahabatnya itu. Rendy menanyakan Maya padanya. Telepon dari Rendy tidak diangkat oleh Maya. Begitu juga sms dari Rendy tidak dibalas. Rendy khawatir dan takut kalau sampai terjadi apa-apa dengan pacarnya itu. Betapa sayang dan cintanya Rendy terhadap Maya. Kadang, hal itu sering membuat Bela merasa iri pada Maya. Karena Maya sangat beruntung memiliki pacar yang perhatian dan baik seperti Rendy. Tetapi, sepertinya Maya tidak pernah merasa seberuntung itu. justru Maya sering kali mengeluh karena sikapnya Rendy yang terlalu possessive. Bela bingung harus menjawab apa karena ia memang tidak tahu dimana sahabatnya itu. Ia hanya tahu Maya pergi bersama Tomy. Tapi, tidak mungkin ia bilang kepada Rendy kalau Maya pergi bersama Tomy. Bisa-bisa Rendy marah besar kalau ia sampai tahu.
Ketika Maya sampai di rumah, ternyata Rendy sudah terlebih dahulu sampai di rumahnya dan menunggunya pulang.
“Kamu dari mana aja sih?!!aku telefon gak diangkat, aku sms gak dibales.!!” ujar Rendy dengan nada kesal. Asap tebal seperti ingin keluar dari dalam kepalanya.
“Aku abis pergi sama Bela.” Jawab Maya.
Rendy tambah merasa kesal karena Maya sudah berbohong. Matanya berubah merah dan emosinya semakin bertambah.
“Kamu udah mulai bohong yaa sama aku.! Jelas-jelas tadi aku telefon Maya nanyain kamu dan dia bilang dia gak sama kamu.! Kamu mau alesan apa lagi..!!!”
Rendy agak sedikit membentak Maya. Ia kesal karena Maya telah membohonginya berkali-kali.
“Udahlah..aku cape tau gak sama kamu yang selalu ngatur-ngatur hidup aku..gak bolehin aku kesana-kesini. Aku cape..!!!!” Maya terbawa emosi dan pergi meninggalkan Rendy.
Sejak saat itu, hubungan mereka agak renggang. Komunikasi mereka terputus begitu saja. Tidak ada yang saling menghubungi satu sama lain. Rendy sibuk dengan kegiatan di kampusnya dan Maya sibuk dengan Tomy. Cinta lama yang bersemi kembali membuat Maya perlahan melupakan Rendy. Sampai pada akhirnya pertemuan antara mereka bertiga pun terjadi.
Saat itu, Maya dan Tomy sedang berada di suatu mall. Tanpa sengaja, Rendy melihat Maya bersama Tomy. Hati Rendy terbakar api cemburu. Ia kesal melihat Maya bersama cowok lain yang ia tidak kenal. Begitu mesranya mereka bergenggaman tangan. Dalam hatinya Rendy bertanya-tanya siapa cowok yang sedang bersama pacarnya itu. Tidak mau berlama-lama lagi, Rendy segera berinisiatif menghampiri Maya dan pria yang tidak dikenalnya itu. Saat Rendy tepat berada dihadapan Maya, seakan-akan Maya sudah terkepung dan tidak bisa menghindar lagi. Yang ada dipikirannya hanya (mati deh gue).
“Lagi ngapain kamu disini?siapa cowok ini???” tanya Rendy diiringi dengan wajahnya yang penuh emosi. Namun Maya hanya bisa berdiam diri seperti orang bisu. Ia tak tahu lagi apa yang harus ia katakan pada Rendy dan Tomy. Tomy pun nampak bingung dan bertanya-tanya siapa pria yang tiba-tiba saja menghampirinya dan Maya.
“Lo siapa sih?gue cowoknya Maya.” dengan penuh rasa percaya diri Tomy pun menjawab. Rendy semakin bingung saat Tomy berkata bahwa Maya itu adalah pacarnya. Ia butuh jawaban pasti yang keluar langsung dari mulut Maya siapa Tomy itu sebenarnya. Dan akhirnya terdengar suara Maya mulai berbicara. Sambil menangis, Maya mencoba untuk menjelaskan kepada Rendy dan Tomy. Ia mengatakan semuanya bahwa mereka berdua itu adalah pacarnya. Rendy dan Tomy kaget dan tidak menyangka. Terlebih lagi Rendy. Ia tak menyangka kalau orang yang dicintainya tega melakukan perbuatan seperti itu padanya. Karena sangat marahnya Rendy kepada Maya, Rendy pun pergi meninggalkan Maya bersama Tomy. Rendy sangat kecewa dengan sikapnya itu. Hati Rendy seperti dilempar bom atom dan hancur lebur semuanya.
Semenjak kejadian itu, Maya merasakan sesal dalam dirinya. Sesal yang teramat dalam karena ia telah menghianati Rendy. Ia merasakan sepi dan sunyi saat Rendy tak lagi ada disampingnya kini. Sementara hubungannya dengan Tomy kandas begitu saja tidak jelas kelanjutannya. Maya pun tak memikirkan hubugannya dengan Tomy. Yang ada dipikirannya saat ini hanya ingin meminta maaf pada Rendy dan ingin kembali padanya. Namun, semua itu dirasakan Maya sungguh sulit. Ia sangat menyadari kesalahan yang ia perbuat itu tidak mudah untuk dimaafkan. Sempat terfikir olehnya untuk menghubungi Rendy atau mendatangi rumahnya tapi sepertinya rasa bersalah Maya masih menguasai hati dan pikirannya. Sampai suatu ketika, ia mendapat kabar dari Bela kalau hari ini Rendy akan meninggalkan Indonesia karena ayahnya dipindah tugaskan ke Amerika. Air mata pun menetes membasahi pipi Maya yang merah. Terbayang kenangan-kenangan indahnya saat bersama Rendy. Teringat perhatian Rendy yang teramat begitu besar padanya mungkin tak akan pernah ia dapatkan lagi dari pria lain. Ia baru menyadari bahwa hanya Rendy pria yang ia cintai dan ia sayangi. Hanya Rendy yang dapat mengertinya dalam keadaan apa pun. Tanpa pikir panjang lagi, Maya mengambil tas dan telepon genggamnya untuk bergegas ke rumah Rendy sebelum semuanya terlambat. Di ambilnya kunci mobil dan ditancapkan gasnya dalam-dalam. Dengan kecepatan penuh mobil Maya melaju kencang dan hamper membahayakan pengendara disekitarnya. Namun sepertinya hal itu tak dihiraukan Maya. Ia kembali menambah kecepatan mobilnya karena ia takut terlambat tiba di rumah Rendy. Sesampainya di rumah Rendy, ternyata ia memang benar-benar sudah terlambat karena Rendy baru saja berangkat ke bandara. Hati Maya makin tidak karuan. Ia ingin secepatnya bertemu Rendy dan meminta maaf padanya. Mobilnya pun melaju sangat kencang dan Maya semakin tidak peduli dengan keselamatannya. Yang ada dipikarannya hanya ingin bertemu dengan Rendy.
Selang beberapa waktu, mobil Maya mendadak oleng dan hilang kendali. Mobilnya mengalami pecah ban hingga menabrak trotoar. Maya ditemukan warga sekitar sudah berlumuran darah dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Keluarga Maya yang saat itu tengah berkumpul, tiba-tiba mendapat kabar dari polisi. Anak mereka yang bernama Maya mengalami kecelakaan dan saat ini sedang berada di rumah sakit. Kondisinya kini masih dalam keadaan kritis. Ibu Maya yang mendengar kabar itu langsung jatuh pingsan karena kaget mendengar Maya kecelakaan.
Saat menuju ke bandara, telepon genggam Rendy berdering dan ternyata itu dari Bela sahabatnya Maya.
“Haloo Rendy,,lo dimana???Maya Ren,,Maya..” terdengar suara Bela begitu panik dan nafasnya terengah-engah. Mendengar Bela menyebut-nyebut nama Maya, Rendy ingin sekali mengetahui apa yang terjadi dengan Maya.
“Maya kenapa Bel??jawab gue Maya kenapa??!!” tanya Rendy bercampur rasa penasaran.
“Maya kecelakaan Ren. Sekarang dia di rumah sakit. Gue harap lo sekarang ke rumah sakit ya.” sejenak Rendy terdiam begitu mendengar bahwa Maya mengalami kecelakaan. Ia diliputi rasa bersalahnya yang teramat dalam. Tanpa berlama-lama lagi, segeralah ia memerintahkan supirnya agar berbalik arah menuju ke rumah sakit dan tidak jadi ke bandara. Sepanjang jalan ia terus berdoa agar Maya baik-baik saja. Mulutnya komat-kamit tak ada hentinya sedetikpun.
Sesampainya dirumah sakit, Maya masih terbaring di ruang ICU. Ia masih butuh perawatan intensif dari dokter. Tak lama ia menunggu, akhirnya dokter pun keluar dengan berita gembira. Maya ternyata sudah melewati masa kritisnya namun ia tetap belum sadar. Rasa bersyukur terus dipanjatkan orang-orang yang menunggu Maya di rumah sakit. Namun, rasa bersalah Rendy bertambah saat ia mengetahui dari Bela kalau Maya mengalami kecelakaan saat sedang berusaha menyusulnya ke bandara.
Sudah tiga hari Maya tak kunjung sadarkan diri, namun Rendy tetap setia menunggu dan menjaga Maya hingga Maya sadar. Ia ingin ketika Maya sadar, ia adalah orang pertama yang dilihatnya. Tak pernah sedetik pun Rendy memalingkan pandangannya dari Maya, ia terus menatap Maya dengan tatapan penuh rasa bersalah dan menyesal.
Hari ke empat Maya masih tidak sadarkan diri dan Rendy pun masih setia menunggunya hingga Maya sadar. Melihat Rendy yang sepertinya sudah mulai letih dan lelah, orang tua Maya pun tak tega melihatnya.
“Ren, kamu sebaiknya pulang dan beristirahat. Wajahmu nampak lesu dan lelah. Biar tante dan om saja yang menjaga Maya disini.” perintah ibunda Maya.
“Saya tidak ingin meninggalkan Maya sedetikpun tante. Saya ingin orang pertama yang dilihatnya adalah saya. Saya tidak mau pulang tante. Saya permisi izin ke kamar mandi saja sebentar untuk menghilangkan rasa kantuk saya ini.” Rendy tetap kekeh pada pendiriannya.
Saat Rendy berada di kamar mandi, tangan Maya perlahan-lahan bergerak sedikit demi sedikit. Dan matanya mulai terbuka lebar melihat sekelilingnya. Ketika melihat kedua orang tuanya, air mata Maya menetes dan ia pun menangis. Ayah dan ibunya tak mengerti apa yang menyebabkan Maya tiba-tiba menangis. “Apa yang menyebabkan Maya menangis?” tanya ibunda Maya dalam hati. Ibunya tak tahu bahwa Maya menangis karena ia merasa telah kehilangan Rendy untuk selamanya. Ia berpikir bahwa Rendy pasti sekarang sudah berada di Amerika dan telah melupakannya dengan menjalani kehidupan barunya disana. Tetapi ternyata perkiraan Maya salah. Begitu Rendy kembali, Maya terkejut melihatnya. Rendy yang ia kira sudah berada di Amerika, ternyata kini ada dihadapannya. Matanya semakin berkaca-kaca dan diselimuti rasa tak percaya. Rendy menghampiri Maya dan memeluk Maya dengan erat seakan-akan ia tak akan lagi melepaskan Maya dari pelukannya. Mereka berdua saling meminta maaf atas kesalahan yang telah mereka berdua perbuat dimasa lalu.
“Maafin aku ya Ren. “ dengan mata yang memerah dan berlinang air mata Maya meminta maaf. Begitu juga dengan Rendy yang juga meminta maaf pada Maya. Akhirnya mereka berdua saling mengucap janji untuk tidak melakukan kesalahannya lagi. Maya berjanji untuk tidak akan pernah menghinanati Rendy lagi dan Rendy pun berjanji untuk tidak menjadi pacar yang GALAK lagi.
~SELESAI~
“Pagi mah,pah..” sapa Maya kepada mamah dan papahnya. Tak lupa pula Maya untuk menyapa Rendy sang ojek pribadi yang selalu setia mengantarnya kemana saja.
“Pagi sayang..” ujar Maya.
“Pagi juga sayang..” jawab Rendy dengan penuh rasa cinta. Kasih sayang yang begitu dalam terpancar dari matanya. Seakan-akan ia tak ingin mengalihkan pandangannya sekejap saja dari Maya.
Rendy adalah pacarnya Maya yang sangat protective dan possessive. Ia tak mungkin membiarkan satu cowo pun ada yang mendekati pacarnya itu. Setelah mereka selesai sarapan, Maya bergegas untuk berangkat kuliah dengan diantar kekasihnya itu.
Obrolan-obrolan kecil terjadi sepanjang perjalanan ke kampus. Tak lupa seperti biasanya Rendy selalu berpesan ini itu kepada Maya. Belum omongan Rendy selesai, Maya memotong omongan Rendy dan berkata “Iya sayang,,kamu tenang aja aku ga akan macem-macem kok di kampus!!” ucap Maya dengan sedikit rasa jengkel dihatinya. Wajahnya berubah menjadi kesal dan seolah-olah tanduk dikepalanya ingin muncul.
Sesampainya di kampus, Rendy menjatuhkan kecupan kecil dikening Maya. Oh.Tuhan..betapa sayangnya Rendy kepada pacarnya itu. Semua perempuan pasti ingin memiliki pacar yang penyayang seperti Rendy.
Di kampus, Maya terkenal sangat populer dan banyak disukai oleh teman-teman prianya. Banyak mahasiswa yang sangat mengidolakan Maya untuk jadi pacarnya. Jelaslah Rendy sangat protective dan possessive karena ia tak mau kalau sampai pacarnya jatuh hati ke pria lain. Namun kebanyakan dari mereka sakit hati karena Maya sudah punya seorang pacar. Walaupun begitu, sebagian dari mereka tidak patah semangat untuk bisa menjadi pacarnya Maya. Selesainya Maya dari kuliah, ia bertemu dengan seorang teman lamanya sewaktu ia masih tinggal di Bandung. Temannya itu bernama Tomy. Maya terkejut ketika tiba-tiba saja ada yang memanggilnya dan orang itu adalah Tomy. Ia tak menyangka bahwa Tomy pindah ke Jakarta dan sekarang satu kampus dengannya. Jantungnya berdegup kencang saat melihat Tomy. Rasa senang, kaget dan bingung tercampur aduk seperti gado-gado di kantin kampus. Bagaimana tidak, Tomy itu mantan pacarnya sewaktu ia tinggal di Bandung. Namun hubungan mereka harus berakhir karena Maya harus ikut orang tuanya hijrah ke Jakarta.
“Hai May,,kamu apa kabar???masih inget sama aku nggak???” tanya Tomy sambil tersenyum.
“Kabar aku baik kok,tom.Kamu sendiri apa kabar??udah lama yaa kita gak ketemu.” Jawab Maya. Maya masih tidak percaya kalau yang ada didepannya itu adalah Tomy.
“Kabar aku juga baik-baik aja ko May. Kamu gak berubah ya May. Malah makin cantik.” puji Tomy. Tomy tak menyangka kalau pujiannya itu membuat Maya menjadi salah tingkah dan gugup. Akhirnya, mereka berdua pun memutuskan untuk pergi makan sambil mengingat-ingat masa-masa waktu mereka masih di Bandung. Namun, saat Maya dan Tomy akan meninggalkan kampus tiba-tiba saja Maya bertemu dengan sahabatnya yang bernama Bela. Bela terkejut melihat Maya bersama seorang cowok yang tidak ia kenal. Bela segera memanggil Maya dan bertanya siapa cowok yang bersamanya itu.
“May,lo mau kemana?cowok itu siapa sih?kayanya gue gak kenal sama dia.” tanya Bela.
“Gue mau makan,Bel. Dia temen gue waktu gue masih di Bandung. Ayo gue kenalin sama dia.” ujar Maya. Ia pun mengenalkan sahabatnya itu dengan Tomy. Setelah itu, Maya dan Tomy pun pergi meniggalkan kampus.
Maya dan Tomy seakan-akan terbawa kedalam suasana saat mereka masih berpacaran. Begitu bahagianya mereka menghabiskan waktu bersama. Sampai-sampai telepon dan sms dari Rendy tak dihiraukan oleh Maya. Sepertinya Maya tak ingin diganggu oleh siapa pun. Semakin hari sikap Maya semakin berubah pada Rendy. Ia menjadi seorang pembohong. Kini, ia tak lagi diantar jemput oleh Rendy seperti biasanya. Waktunya banyak dihabiskan dengan Tomy dan ia selalu memberikan seribu alasan tiap Rendy menanyakan perubahan sikapnya itu. Tiap harinya Rendy selalu menanyakan apa yang dilakukan Maya dari ia meninggalkan rumah sampai ia kembali lagi ke rumah. Mengecek inbox ditelepon genggamnya tak lupa ia lakukan untuk memastikan bahwa Maya tak bertindak macam-macam. Setiap ada message dari teman pria Maya, sifat protective dan possessive Rendy muncul dengan sendirinya. Hal itulah yang membuat Maya tidak tahan dengan sikap Rendy. Sikap possessivenya terlalu berlebihan dan membuat Maya geram.
“Ih,cowo gue galak banget sih.!!!!!! Rasanya pengen gue pasang spanduk ‘Awas Cowok gue galak..!!!” ucap Maya dalam hatinya.
Sampai suatu saat Maya dihadapkan pada suatu keadaan yang membuatnya bingung. Tomy memintanya untuk menjadi belahan jiwanya lagi seperti dulu. Maya pun bingung dan entah harus berkata apa. Sejenak ia terdiam dan hanyut dalam lamunan. Pikirannya kacau yang ada hanya terlintas wajah Rendy disepanjang lamunannya. Disatu sisi ia merasa nyaman bersama Tomy dan merasa tidak ada yang mengekangnya. Namun, disisi lain ia juga sayang pada Rendy yang selalu perhatian padanya dan setia menjadi ojek pribadinya 24 jam. Terdengar suara Tomy yang memanggil-manggil namanya memecahkan lamunan dengan sekejap. Saat Tomy kembali menodongkan pertanyaan sulit itu kepada Maya. Tetapi, entah apa yang membuat Maya menerima Tomy kembali. Seolah-olah ia tak sedikitpun memikirkan perasaan Rendy. Bagaimana jika Rendy tahu apa yang sudah Maya lakukan padanya?Apa sudah tidak ada sedikitpun rasa yang tersisa dihatinya untuk Rendy? Semua itu menjadi tanda tanya besar.
Hubungan terlarang Maya dan Tomy sudah terjalin selama sebulan. Dan sepertinya Maya masih merasa nyaman dengan keadaannya yang seperti itu. Bela pun tau apa yang telah dilakukan sahabatnya itu. Bela sempat kesal dan mencoba untuk mengarahkan sahabatnya itu kembali ke jalan yang benar. Namun, sia-sia saja semuahnya. Tak ada satu pun ucapan Bela yang didengarkan oleh Maya. Bagai masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan ucapan Bela itu. Akhirnya bendera putih dikibarkan Bela, menandakan bahwa ia sudah menyerah berbicara pada Maya. Ia hanya dapat mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya itu.
Suatu ketika, saat Maya dan Tomy sedang pergi berdua tiba-tiba saja telepon genggam Maya berdering. Ternyata panggilan masuk dari Rendy. Spontan Maya panik dan menjadi gugup. Tomy pun bingung melihat sikap Maya menjadi panik seperti itu.
“Kamu kenapa sayang?kok panik gitu..Siapa yang telefon?” tanya Tomy terlihat heran.
Pikiran Maya tambah bercampur aduk ketika Tomy bertanya seperti itu. Ia bingung harus menjawab apa.
“Aku gak kenapa-kenapa kok. Mama aku telefon nih, tapi tadi aku bilangnya lagi dikampus.”
Maya berbohong untuk menutupi yang sebenarnya.
“Yaudah kamu angkat aja telefonnya. Bilang aja lagi sama aku.” ujar Tomy dan masih tetap kekeh untuk menyuruh Maya mengangkat teleponnya. Sementara telepon genggam Maya terus berbunyi nyaring dan membuat pikiran Maya tambah kacau. Namun tetap saja Maya tak juga mengangkat teleponnya.
“Udah biarin aja sayang ga usah aku angkat. Nanti bilang aja sama mama tadi lagi ada dosen” ucapnya sambil mencoba menenangkan hati. Keadaan mulai kembali netral dan mereka seperti biasa lagi.
Di lain tempat, Bela sedang asyik berkumpul bersama teman-temannya. Namun, tiba-tiba saja telepon genggamnya berdering dan ternyata itu dari Rendy pacar sahabatnya itu. Rendy menanyakan Maya padanya. Telepon dari Rendy tidak diangkat oleh Maya. Begitu juga sms dari Rendy tidak dibalas. Rendy khawatir dan takut kalau sampai terjadi apa-apa dengan pacarnya itu. Betapa sayang dan cintanya Rendy terhadap Maya. Kadang, hal itu sering membuat Bela merasa iri pada Maya. Karena Maya sangat beruntung memiliki pacar yang perhatian dan baik seperti Rendy. Tetapi, sepertinya Maya tidak pernah merasa seberuntung itu. justru Maya sering kali mengeluh karena sikapnya Rendy yang terlalu possessive. Bela bingung harus menjawab apa karena ia memang tidak tahu dimana sahabatnya itu. Ia hanya tahu Maya pergi bersama Tomy. Tapi, tidak mungkin ia bilang kepada Rendy kalau Maya pergi bersama Tomy. Bisa-bisa Rendy marah besar kalau ia sampai tahu.
Ketika Maya sampai di rumah, ternyata Rendy sudah terlebih dahulu sampai di rumahnya dan menunggunya pulang.
“Kamu dari mana aja sih?!!aku telefon gak diangkat, aku sms gak dibales.!!” ujar Rendy dengan nada kesal. Asap tebal seperti ingin keluar dari dalam kepalanya.
“Aku abis pergi sama Bela.” Jawab Maya.
Rendy tambah merasa kesal karena Maya sudah berbohong. Matanya berubah merah dan emosinya semakin bertambah.
“Kamu udah mulai bohong yaa sama aku.! Jelas-jelas tadi aku telefon Maya nanyain kamu dan dia bilang dia gak sama kamu.! Kamu mau alesan apa lagi..!!!”
Rendy agak sedikit membentak Maya. Ia kesal karena Maya telah membohonginya berkali-kali.
“Udahlah..aku cape tau gak sama kamu yang selalu ngatur-ngatur hidup aku..gak bolehin aku kesana-kesini. Aku cape..!!!!” Maya terbawa emosi dan pergi meninggalkan Rendy.
Sejak saat itu, hubungan mereka agak renggang. Komunikasi mereka terputus begitu saja. Tidak ada yang saling menghubungi satu sama lain. Rendy sibuk dengan kegiatan di kampusnya dan Maya sibuk dengan Tomy. Cinta lama yang bersemi kembali membuat Maya perlahan melupakan Rendy. Sampai pada akhirnya pertemuan antara mereka bertiga pun terjadi.
Saat itu, Maya dan Tomy sedang berada di suatu mall. Tanpa sengaja, Rendy melihat Maya bersama Tomy. Hati Rendy terbakar api cemburu. Ia kesal melihat Maya bersama cowok lain yang ia tidak kenal. Begitu mesranya mereka bergenggaman tangan. Dalam hatinya Rendy bertanya-tanya siapa cowok yang sedang bersama pacarnya itu. Tidak mau berlama-lama lagi, Rendy segera berinisiatif menghampiri Maya dan pria yang tidak dikenalnya itu. Saat Rendy tepat berada dihadapan Maya, seakan-akan Maya sudah terkepung dan tidak bisa menghindar lagi. Yang ada dipikirannya hanya (mati deh gue).
“Lagi ngapain kamu disini?siapa cowok ini???” tanya Rendy diiringi dengan wajahnya yang penuh emosi. Namun Maya hanya bisa berdiam diri seperti orang bisu. Ia tak tahu lagi apa yang harus ia katakan pada Rendy dan Tomy. Tomy pun nampak bingung dan bertanya-tanya siapa pria yang tiba-tiba saja menghampirinya dan Maya.
“Lo siapa sih?gue cowoknya Maya.” dengan penuh rasa percaya diri Tomy pun menjawab. Rendy semakin bingung saat Tomy berkata bahwa Maya itu adalah pacarnya. Ia butuh jawaban pasti yang keluar langsung dari mulut Maya siapa Tomy itu sebenarnya. Dan akhirnya terdengar suara Maya mulai berbicara. Sambil menangis, Maya mencoba untuk menjelaskan kepada Rendy dan Tomy. Ia mengatakan semuanya bahwa mereka berdua itu adalah pacarnya. Rendy dan Tomy kaget dan tidak menyangka. Terlebih lagi Rendy. Ia tak menyangka kalau orang yang dicintainya tega melakukan perbuatan seperti itu padanya. Karena sangat marahnya Rendy kepada Maya, Rendy pun pergi meninggalkan Maya bersama Tomy. Rendy sangat kecewa dengan sikapnya itu. Hati Rendy seperti dilempar bom atom dan hancur lebur semuanya.
Semenjak kejadian itu, Maya merasakan sesal dalam dirinya. Sesal yang teramat dalam karena ia telah menghianati Rendy. Ia merasakan sepi dan sunyi saat Rendy tak lagi ada disampingnya kini. Sementara hubungannya dengan Tomy kandas begitu saja tidak jelas kelanjutannya. Maya pun tak memikirkan hubugannya dengan Tomy. Yang ada dipikirannya saat ini hanya ingin meminta maaf pada Rendy dan ingin kembali padanya. Namun, semua itu dirasakan Maya sungguh sulit. Ia sangat menyadari kesalahan yang ia perbuat itu tidak mudah untuk dimaafkan. Sempat terfikir olehnya untuk menghubungi Rendy atau mendatangi rumahnya tapi sepertinya rasa bersalah Maya masih menguasai hati dan pikirannya. Sampai suatu ketika, ia mendapat kabar dari Bela kalau hari ini Rendy akan meninggalkan Indonesia karena ayahnya dipindah tugaskan ke Amerika. Air mata pun menetes membasahi pipi Maya yang merah. Terbayang kenangan-kenangan indahnya saat bersama Rendy. Teringat perhatian Rendy yang teramat begitu besar padanya mungkin tak akan pernah ia dapatkan lagi dari pria lain. Ia baru menyadari bahwa hanya Rendy pria yang ia cintai dan ia sayangi. Hanya Rendy yang dapat mengertinya dalam keadaan apa pun. Tanpa pikir panjang lagi, Maya mengambil tas dan telepon genggamnya untuk bergegas ke rumah Rendy sebelum semuanya terlambat. Di ambilnya kunci mobil dan ditancapkan gasnya dalam-dalam. Dengan kecepatan penuh mobil Maya melaju kencang dan hamper membahayakan pengendara disekitarnya. Namun sepertinya hal itu tak dihiraukan Maya. Ia kembali menambah kecepatan mobilnya karena ia takut terlambat tiba di rumah Rendy. Sesampainya di rumah Rendy, ternyata ia memang benar-benar sudah terlambat karena Rendy baru saja berangkat ke bandara. Hati Maya makin tidak karuan. Ia ingin secepatnya bertemu Rendy dan meminta maaf padanya. Mobilnya pun melaju sangat kencang dan Maya semakin tidak peduli dengan keselamatannya. Yang ada dipikarannya hanya ingin bertemu dengan Rendy.
Selang beberapa waktu, mobil Maya mendadak oleng dan hilang kendali. Mobilnya mengalami pecah ban hingga menabrak trotoar. Maya ditemukan warga sekitar sudah berlumuran darah dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Keluarga Maya yang saat itu tengah berkumpul, tiba-tiba mendapat kabar dari polisi. Anak mereka yang bernama Maya mengalami kecelakaan dan saat ini sedang berada di rumah sakit. Kondisinya kini masih dalam keadaan kritis. Ibu Maya yang mendengar kabar itu langsung jatuh pingsan karena kaget mendengar Maya kecelakaan.
Saat menuju ke bandara, telepon genggam Rendy berdering dan ternyata itu dari Bela sahabatnya Maya.
“Haloo Rendy,,lo dimana???Maya Ren,,Maya..” terdengar suara Bela begitu panik dan nafasnya terengah-engah. Mendengar Bela menyebut-nyebut nama Maya, Rendy ingin sekali mengetahui apa yang terjadi dengan Maya.
“Maya kenapa Bel??jawab gue Maya kenapa??!!” tanya Rendy bercampur rasa penasaran.
“Maya kecelakaan Ren. Sekarang dia di rumah sakit. Gue harap lo sekarang ke rumah sakit ya.” sejenak Rendy terdiam begitu mendengar bahwa Maya mengalami kecelakaan. Ia diliputi rasa bersalahnya yang teramat dalam. Tanpa berlama-lama lagi, segeralah ia memerintahkan supirnya agar berbalik arah menuju ke rumah sakit dan tidak jadi ke bandara. Sepanjang jalan ia terus berdoa agar Maya baik-baik saja. Mulutnya komat-kamit tak ada hentinya sedetikpun.
Sesampainya dirumah sakit, Maya masih terbaring di ruang ICU. Ia masih butuh perawatan intensif dari dokter. Tak lama ia menunggu, akhirnya dokter pun keluar dengan berita gembira. Maya ternyata sudah melewati masa kritisnya namun ia tetap belum sadar. Rasa bersyukur terus dipanjatkan orang-orang yang menunggu Maya di rumah sakit. Namun, rasa bersalah Rendy bertambah saat ia mengetahui dari Bela kalau Maya mengalami kecelakaan saat sedang berusaha menyusulnya ke bandara.
Sudah tiga hari Maya tak kunjung sadarkan diri, namun Rendy tetap setia menunggu dan menjaga Maya hingga Maya sadar. Ia ingin ketika Maya sadar, ia adalah orang pertama yang dilihatnya. Tak pernah sedetik pun Rendy memalingkan pandangannya dari Maya, ia terus menatap Maya dengan tatapan penuh rasa bersalah dan menyesal.
Hari ke empat Maya masih tidak sadarkan diri dan Rendy pun masih setia menunggunya hingga Maya sadar. Melihat Rendy yang sepertinya sudah mulai letih dan lelah, orang tua Maya pun tak tega melihatnya.
“Ren, kamu sebaiknya pulang dan beristirahat. Wajahmu nampak lesu dan lelah. Biar tante dan om saja yang menjaga Maya disini.” perintah ibunda Maya.
“Saya tidak ingin meninggalkan Maya sedetikpun tante. Saya ingin orang pertama yang dilihatnya adalah saya. Saya tidak mau pulang tante. Saya permisi izin ke kamar mandi saja sebentar untuk menghilangkan rasa kantuk saya ini.” Rendy tetap kekeh pada pendiriannya.
Saat Rendy berada di kamar mandi, tangan Maya perlahan-lahan bergerak sedikit demi sedikit. Dan matanya mulai terbuka lebar melihat sekelilingnya. Ketika melihat kedua orang tuanya, air mata Maya menetes dan ia pun menangis. Ayah dan ibunya tak mengerti apa yang menyebabkan Maya tiba-tiba menangis. “Apa yang menyebabkan Maya menangis?” tanya ibunda Maya dalam hati. Ibunya tak tahu bahwa Maya menangis karena ia merasa telah kehilangan Rendy untuk selamanya. Ia berpikir bahwa Rendy pasti sekarang sudah berada di Amerika dan telah melupakannya dengan menjalani kehidupan barunya disana. Tetapi ternyata perkiraan Maya salah. Begitu Rendy kembali, Maya terkejut melihatnya. Rendy yang ia kira sudah berada di Amerika, ternyata kini ada dihadapannya. Matanya semakin berkaca-kaca dan diselimuti rasa tak percaya. Rendy menghampiri Maya dan memeluk Maya dengan erat seakan-akan ia tak akan lagi melepaskan Maya dari pelukannya. Mereka berdua saling meminta maaf atas kesalahan yang telah mereka berdua perbuat dimasa lalu.
“Maafin aku ya Ren. “ dengan mata yang memerah dan berlinang air mata Maya meminta maaf. Begitu juga dengan Rendy yang juga meminta maaf pada Maya. Akhirnya mereka berdua saling mengucap janji untuk tidak melakukan kesalahannya lagi. Maya berjanji untuk tidak akan pernah menghinanati Rendy lagi dan Rendy pun berjanji untuk tidak menjadi pacar yang GALAK lagi.
~SELESAI~
Sabtu, 12 Februari 2011
" Knowledge Management "
Knowledge management merupakan suatu rangkaian kegiatan yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan untuk mengidentifikasi, menciptakan, menjelaskan, dan mendistribusikan pengetahuan untuk digunakan kembali, diketahui, dan dipelajari di dalam organisasi. Kegiatan ini biasanya terkait dengan objektif organisasi dan ditujukan untuk mencapai suatu hasil tertentu seperti pengetahuan bersama, peningkatan kinerja, keunggulan kompetitif, atau tingkat inovasi yang lebih tinggi.
Transfer pengetahuan (salah satu aspek dari manajemen pengetahuan) dalam berbagai bentuk, telah sejak lama dilakukan. Contohnya adalah melalui diskusi sepadan dalam kerja, magang, perpustakaan perusahaan, pelatihan profesional, dan program mentoring. Walaupun demikian sejak akhir abad ke-20, teknologi tambahan telah diterapkan untuk melakukan tugas ini, seperti basis pengetahuan, sistem pakar, dan repositori pengetahuan.
Sebuah sistem manajemen pengetahuan yang baik akan meliputi suatu sistem penyimpanan (repository) informasi dan pengetahuan. Sumber informasi dan pengetahuan tersebut berasal dari pengetahuan yang telah dimiliki perusahaan tersebut secara internal, yang kemudian dikembangkan dan dihubungkan dengan sumber-sumber eksternal lainnya seperti dari pemerintah dan dunia industri.
Sistem manajemen pengetahuan juga mencakup jaringan distribusi serta prosedur penyaluran informasi/pengetahuan tersebut kepada setiap individu di dalam perusahaan tersebut baik yang sedang maupun yang akan memerlukannya sehingga pengetahuan yang telah dipelajari dapat digunakan lagi dan lagi (reuseable/guna ulang).
Dalam pengimplementasian sistem ini, e-Learning merupakan sebuah alat yang ampuh untuk lebih memberdayakan sistem ini. Dikatakan demikian, karena dengan adanya e-Learning, proses pengaksesan informasi yang telah terekam dapat dilakukan dari tempat yang jauh dari perusahaan tempat kerja. Sehingga e-Learning tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator juga sekaligus mempermudah mereka (para karyawan perusahaan tersebut) untuk terus belajar dari pengalaman mereka sebelumnya yang telah direkam dan didokumentasikan serta tersimpan dalam repository.
Pengaktualisasian e-Learning sebagai strategi dan solusi untuk meningkatkan dampak sistem manajemen pengetahuan, telah menimbulkan efek yang menguntungkan dalam strategi pemangkasan biaya fasilitas yang harus dikeluarkan perusahaan. Hal ini, karena perusahaan tidak harus memiliki kapasitas ruang kantor yang besar, karena ruang-ruang yang diperuntukkan sebagai tempat pelatihan dapat diperkecil atau bahkan ditiadakan bila kegiatan aktualisasi e-Learning sudah menjadi suatu kebiasaan perusahaan (corporate culture) yang tertanam dengan baik di setiap lini internal perusahaan. Pengurangan ruang-ruang tempat pelatihan berarti pemangkasan biaya sewa dan perluasan ruang kantor/perusahaan.
Selain itu, penerapan e-Learning dalam sistem manajemen pengetahuan memposisikan organisasi/perusahaan sebagai kontributor kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini, memungkinkan organisasi/perusahaan (bagi bergerak dibidang pendidikan dan pelatihan) untuk mengembangkan peserta didiknya yang memiliki keterbatasan fisik (orang cacat fisik), orang tua lanjut usia, maupun anak-anak kecil untuk terus mengembangkan maupun memperbaharui pengetahuan mereka, tentu saja tanpa harus menyita waktu ataupun membebani aktivitas mereka sehari-hari.
Untuk perusahaan/organisasi yang mengarah kearah komersialisasi, agar perusahaan tersebut dapat sukses mengimplementasikan e-Learning sebagai upaya yang mengarahkan perusahaan sebagai organisasi pembelajar (learning organization), harus selalu menekankan tujuan bisnis yang jelas, karena hal tersebut merupakan kunci sukses dalam mengidentifikasikan pengetahuan seperti apa yang penting bagi perusahaan tersebut dan juga bagi para karyawannya. Selain itu, juga perlu diidentifikasi tentang jenis pengetahuan apa yang perlu dipelajari oleh para karyawannya sehingga dampak pengimplementasian e-Learning ini akan terasa sekali meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan laba sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh manajemen.
Pembelajaran merupakan jantung dari suatu perusahaan atau individu dalam mengembangkan kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan yang selalu mengalami perubahan dengan cepat. Pembelajaran merupakan strategi dan sekaligus sebagai solusi bagi suatu organisasi/perusahaan maupun individu untuk beradaptasi dan mengambil tindakan yang efektif untuk menciptakan keunggulan daya saing.
Dengan sistem e-Learning yang dimanfaatkan secara tepat guna, suatu organisasi/perusahaan dapat dengan cepat meningkatkan efisiensi dalam mereplikasi pengetahuan yang telah berhasil dikuasai dan dipelajari di suatu bagian ke seluruh sendi tubuh organisasi/perusahaan yang lainnya. Replikasi secara cepat ini sangat penting dalam memastikan bahwa perusahaan tidak lagi berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama dan harus kembali lagi mempelajarinya dari awal, serta informasi pengetahuan menjadi tidak terisolasi dalam suatu bagian-bagian individu-individu dalam suatu organisasi/perusahaan.
e-Learning memberdayakan salah satu karakteristik yang berguna dari pengetahuan, yaitu sekali diciptakan kemudian disimpan. Dengan demikian, akan sangat mudah untuk direplikasikan ke seluruh bagian organisasi/perusahaan (simak tulisan-tulisan lanjutan yang berkenaan dengan topik ini).
Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pengetahuan
Transfer pengetahuan (salah satu aspek dari manajemen pengetahuan) dalam berbagai bentuk, telah sejak lama dilakukan. Contohnya adalah melalui diskusi sepadan dalam kerja, magang, perpustakaan perusahaan, pelatihan profesional, dan program mentoring. Walaupun demikian sejak akhir abad ke-20, teknologi tambahan telah diterapkan untuk melakukan tugas ini, seperti basis pengetahuan, sistem pakar, dan repositori pengetahuan.
Sebuah sistem manajemen pengetahuan yang baik akan meliputi suatu sistem penyimpanan (repository) informasi dan pengetahuan. Sumber informasi dan pengetahuan tersebut berasal dari pengetahuan yang telah dimiliki perusahaan tersebut secara internal, yang kemudian dikembangkan dan dihubungkan dengan sumber-sumber eksternal lainnya seperti dari pemerintah dan dunia industri.
Sistem manajemen pengetahuan juga mencakup jaringan distribusi serta prosedur penyaluran informasi/pengetahuan tersebut kepada setiap individu di dalam perusahaan tersebut baik yang sedang maupun yang akan memerlukannya sehingga pengetahuan yang telah dipelajari dapat digunakan lagi dan lagi (reuseable/guna ulang).
Dalam pengimplementasian sistem ini, e-Learning merupakan sebuah alat yang ampuh untuk lebih memberdayakan sistem ini. Dikatakan demikian, karena dengan adanya e-Learning, proses pengaksesan informasi yang telah terekam dapat dilakukan dari tempat yang jauh dari perusahaan tempat kerja. Sehingga e-Learning tidak hanya berfungsi sebagai fasilitator juga sekaligus mempermudah mereka (para karyawan perusahaan tersebut) untuk terus belajar dari pengalaman mereka sebelumnya yang telah direkam dan didokumentasikan serta tersimpan dalam repository.
Pengaktualisasian e-Learning sebagai strategi dan solusi untuk meningkatkan dampak sistem manajemen pengetahuan, telah menimbulkan efek yang menguntungkan dalam strategi pemangkasan biaya fasilitas yang harus dikeluarkan perusahaan. Hal ini, karena perusahaan tidak harus memiliki kapasitas ruang kantor yang besar, karena ruang-ruang yang diperuntukkan sebagai tempat pelatihan dapat diperkecil atau bahkan ditiadakan bila kegiatan aktualisasi e-Learning sudah menjadi suatu kebiasaan perusahaan (corporate culture) yang tertanam dengan baik di setiap lini internal perusahaan. Pengurangan ruang-ruang tempat pelatihan berarti pemangkasan biaya sewa dan perluasan ruang kantor/perusahaan.
Selain itu, penerapan e-Learning dalam sistem manajemen pengetahuan memposisikan organisasi/perusahaan sebagai kontributor kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal ini, memungkinkan organisasi/perusahaan (bagi bergerak dibidang pendidikan dan pelatihan) untuk mengembangkan peserta didiknya yang memiliki keterbatasan fisik (orang cacat fisik), orang tua lanjut usia, maupun anak-anak kecil untuk terus mengembangkan maupun memperbaharui pengetahuan mereka, tentu saja tanpa harus menyita waktu ataupun membebani aktivitas mereka sehari-hari.
Untuk perusahaan/organisasi yang mengarah kearah komersialisasi, agar perusahaan tersebut dapat sukses mengimplementasikan e-Learning sebagai upaya yang mengarahkan perusahaan sebagai organisasi pembelajar (learning organization), harus selalu menekankan tujuan bisnis yang jelas, karena hal tersebut merupakan kunci sukses dalam mengidentifikasikan pengetahuan seperti apa yang penting bagi perusahaan tersebut dan juga bagi para karyawannya. Selain itu, juga perlu diidentifikasi tentang jenis pengetahuan apa yang perlu dipelajari oleh para karyawannya sehingga dampak pengimplementasian e-Learning ini akan terasa sekali meningkatkan kinerja perusahaan dan menghasilkan laba sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh manajemen.
Pembelajaran merupakan jantung dari suatu perusahaan atau individu dalam mengembangkan kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan yang selalu mengalami perubahan dengan cepat. Pembelajaran merupakan strategi dan sekaligus sebagai solusi bagi suatu organisasi/perusahaan maupun individu untuk beradaptasi dan mengambil tindakan yang efektif untuk menciptakan keunggulan daya saing.
Dengan sistem e-Learning yang dimanfaatkan secara tepat guna, suatu organisasi/perusahaan dapat dengan cepat meningkatkan efisiensi dalam mereplikasi pengetahuan yang telah berhasil dikuasai dan dipelajari di suatu bagian ke seluruh sendi tubuh organisasi/perusahaan yang lainnya. Replikasi secara cepat ini sangat penting dalam memastikan bahwa perusahaan tidak lagi berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama dan harus kembali lagi mempelajarinya dari awal, serta informasi pengetahuan menjadi tidak terisolasi dalam suatu bagian-bagian individu-individu dalam suatu organisasi/perusahaan.
e-Learning memberdayakan salah satu karakteristik yang berguna dari pengetahuan, yaitu sekali diciptakan kemudian disimpan. Dengan demikian, akan sangat mudah untuk direplikasikan ke seluruh bagian organisasi/perusahaan (simak tulisan-tulisan lanjutan yang berkenaan dengan topik ini).
Source : http://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_pengetahuan
Langganan:
Postingan (Atom)


