Kamis, 29 November 2012

Jaringan Optik Sinkron (SONET)

Apakah dimaksud dengan komunikasi broadband ?
Broadband merupakan sebuah istilah dalam internetyang merupakan koneksi internet transmisi data kecepatan tinggi. Ada dua jenisjalur lebar yang umum, yaitu DSL dan kabel modem, yang mampu mentransfer 512kbps atau lebih, kira-kira 9 kali lebih cepat dari modem yang menggunakan kabeltelepon standar.Teknologi Internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atauservis Internet yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalurdata yang besar. Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadbandadalah sampai sekitar 128 Kbps atau lebih. Teknologi ini mampu menggabungkanlebih dari satu channel ke dalam transmisi komunikasi. Teknologi yang tergolongdalam jenis ini diantaranya adalah sinyal televisi, televisi kabel, satelit,SONET, dan lain-lain. Broadband dapat dikatakan koneksi yang cukup ekonomis, karena dengan membayarbiaya yang relatif murah, Anda bisa mendapatkan koneksi Internet yang cukup.Namun tidak dijamin kelancarannya ketika banyak pengguna sedang terkoneksi.Area dari koneksi broadband juga sering menjadi kelemahannya. Area coverage belum bisa terlalu luas karena memang ada keterbatasan teknis.
Broadband itu sendiri menggunakan beberapa teknologi yangdibedakan sebagai berikut :
  1. Digitas Subscriber Line ( DSL )
  2. Modem Kabel
  3. Broadband Wireless Access ( WiFi dan WiMAX )
  4. Satelit dan Selular

  5. Sebutkan keuntungan SONET !
    • Keuntungan SONET ( Synchronous Optical Networking ), yaitu :

    1. Dapat memberikan fungsionalitas yang bagus bagi pada jaringan kecil, medium dan besar
    2. Collector rings menyediakan interface ke seluruh aplikasi, termasuk local office, PABX, access multiplexr, BTS dan terminal ATM
    3. Manejemen bandwidth berfungsi untuk proses routing dan manajemen trafik

    4. Jaringan backbone berfungsi menyediakan konektifitas untuk jaringan jarak jauh
    5. Memiliki fitur redudansi yang mirip dengan FDDI

    6. Jelaskan prinsip kerja dari ATM !
      Prinsipkerja ATM ( Automatic Teller Machine ), yaitu :
      1. Pada ATM, informasi dikirim dalam blok data dengan panjang tetap yang disebut sel. Sel merupakan unit dari switching dan transmisi
      2. Untuk mendukung layanan dengan rate yang beragam, maka pada selang waktu tertentu dapat dikirimkan sel dengan sejumlah dengan rate-nya
      3. Sebuah sel terdiri atas informasi field yang berisi informasi pemakai dan sebuah header
      4. Informasi field dikirim dengan transparan oleh jaringan ATM dan tak ada proses yang dikenakan padanya oleh jaringan
      5. Urutan sel dijaga oleh jaringan, dan sel diterima dengan urutan yang sama seperti pada waktu kirim
      6. Header berisi label yang melambangkan informasi jaringan seperti addressing dan routing
      7. Dikatakan merupakan kombinasi dari konsep circuit dan packet switching, karena ATM memakai konsep connection oriented dan menggunakan konsep paket berupa sel
      8. Setiapa hubungan mempunyai kapasitas transfer yang ditentukan sesuai dengan permintaan pemakai, asalkan kapasitas atau resource-nya tersedia
      9. Dengan resource yang sama, jaringan mampu atau dapat membawa beban yang lebih banyak karena jaringan mempunyai kemampuan statistical multiplexing

      Apakah yang dimaksud dengan DSL
      DSL( Digital Subcriber Line ) merupakan atau set teknologi yang menyediakanpenghantar data digital melewati kabel yang digunakan dalam jarak dekat darijaringan telepon setempat, biasanya kecepatan download dari DSL berkisar 128kbit/d sampai 24.000 kb/d tergantung dari teknologi DSL tersebut. Kecepatanupload lebih rendah dari download untuk ADSL dan sama cepat untuk SDSL.
      Contoh teknologi dari DSL ( kadang disebut dengan xDSL ), termasuk :
      • High-bit-rate Digital Subscriber Line ( HDSL )
      • Symmetric Digital Subscriber Line ( SDSL )
      • Asymmetric Digital Subscriber Line ( ADSL )
      • Rate-Adaptive Digital Subsriber Line ( RADSL )

Minggu, 04 November 2012

PELUANG USAHA DIBIDANG IT/TEKNO PRENEURSHIP


Proses mencari informasi peluang usaha
  • Informasi tentang kepribadian dan kemampuan diri

  • Peluang yang dapat diraih

  • Kebutuhan dan keinginan konsumen

  • Lingkungan yang dihadapi

  • Situasi persaingan

  • Dukungan dan trend kebijakan pemerintah


Tahapan Pengenmbangan Usaha
Secara umum, terdapat lima tahap pengembangan usaha, yaitu :
  1. Identifikasi peluang

  2. Untuk dapat mengidentifikasi dan merinci peluang usaha, diperlukan data dan informasi. Informasi biasanya diperoleh dari berbagai sumber.
  3. Merumuskan alternatif usaha

  4. Setelah informasi terkumpul dan di analisis maka pimpinan perusahaan atau manajer usaha dapat merumuskan usaha apa saja yang mungkin dapat dibuka.
  5. Seleksi alternatif terbaik

  6. Alternatif yang banyak selanjutnya harus dipilih satu atau beberapa alternatif yang terbaik (prospektif).
  7. Pelaksanaan alternatif terbaik

  8. Setelah penentuan alternative terpilih, maka tahap selanjutnya pelaksanaan usaha yang terpilih tersebut.
  9. Evaluasi

  10. Evaluasi dimaksudkan untuk memberikan koreksi dan perbaikan terhadap usaha yang dijalankan. Disamping itu juga di arahkan untuk dapat memberikan masukan bagi perbaikan pelaksanaan usaha selanjutnya.

Sumber Usaha
Ada beberapa cara agar bisa mendapatkan sumber modal usaha :
  • Modal usaha sendiri

  • Modal yang berasal dari modal sendiri bisa menggunakan tabungan dan asset berharga untuk di jual sebgai modal usaha untuk menunjang berkembangnya suatau usaha yang di jalani.
  • Pinjaman dari lembaga keuangan

  • Lembaga keuangan di sini maksudnya lembaga BANK dan non BANK yang bergerak simpan pinjam,dengan cara mengajukan permohonan pinjaman dana atau modal sebagai tambahan modal usaha.
  • Program Pemerintah

  • Untuk program sumber modal dari pemerintah tentunya dalam bentuk pinjaman lunak bergulir, ini bisa jadi peluang sebagai sumber modal usaha.
  • Perusahaan besar dan perusahaan multi nasional

  • Perusahaan pemerintah dan swasta tentunya punya angaran tersendiri dalam memberdayakan ekonomi rakyat sekitar yang bertempat perusahaan itu berinvestasi ini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan modal usaha secara bergulir.
  • Kerja sama

  • Sistem permodalanan kerja sama dalam usaha beberapa tahun terakhir paling banyak di minati pengusaha kecil.Dengan meyakinkan peluang usaha yang di jalankan akan menghasilkan profit di masa mendatang serta bisa berkembang dengan pesat.

Faktor utama sebelum memulai usaha
  • Faktor kelayakan pasar

  • Faktor kesukaan

  • Faktor keahlian atau familiaritas

  • Faktor dana

  • Faktor bahan baku

  • Faktor sumber daya manusia dan teknologi

  • Faktor kepribadian


Perkembangan Bisnis TI di Dunia
Teknologi informasi merupakan suatu teknologi yang di pergunakan untuk menolah data, memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Suatu perkembangan teknologi sangat di pengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak computer, sistem jaringan baik berupa LAN ataupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data.
Pada tahun 1974 Paul Allen sahabatnya Bill Gates yang tidak sengaja membaca artikel majalah Popular Electronics dengan judul World’s First Microcomputer Kit to Rival Commercial Models. Di mana didalam artikel tersebut memuat tentang komputer mikro pertama Altair 9090. Kemudian merekapun menyadari bahwa era “komputer rumah” akan segera hadir dan meledak, membuat keberadaan software untuk komputer-komputer tersebut sangat dibutuhkan. Oleh karena itu kemudian Bill Gates menghubungi perusahaan pembuat Altair, yaitu MITS (Micro Instrumentation and Telemetry Systems).
Selain kisah tersebut ada lagi kisah Jerry Yang, yang pada tahun 1990 menjalani program doktor di Stanford University. Dikarenakan dia dan sahabat’y menyukai surfing di Internet mengumpulkan link dan mencari situs-situs yang menarik sampai akhirnya list yang mereka kumpulkan terlalu panjang dan banyak maka merekan pun membaginya menjadi kategori dan subkategori. Inilah peristiwa lahirnya perusahaan YAHOO yang merupakan singkatan dari Yet another Hierarchical Officious OracleĆ¢. Pada awalnya yang mengakses yahoo hanyalah jerry yang, fillo dan teman-temannya di universitas. Namun smakin lama bermula dari mulut ke mulut maka yangmengakses yahoo pun semakin banyak dan akhirnya mereka pun manjadikan YAHOO sebagi bisnis. Selain dari dua kisah diatas masih banyak lagi cerita kesuksesan bisnis IT lainya yang bermula di karenakan hobi dan kreatifitas yang kemudian berubah menjadi solusi bagi masyarakat dan dari situlah pembisnis dan tokoh-tokoh IT lahir.

http://blogsiffahartas.blogspot.com/2011/05/pengembangan-usaha-mikro-kecil-dan.html
http://kabarsukses.com/sumber-dana-atau-modal-usaha-kecil-dan-menengah.html
http://guruhaji50407387.blogspot.com/2010/09/perkembangan-bisnis-it.html

http://www.gunadarma.ac.id

Jumat, 02 November 2012

PENDIRIAN BADAN USAHA


Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.
Tujuan Mendirikan Badan Usaha
Adapun tujuan didirikannya badan usaha adalah sebagai berikut.
  1. untuk memenuhi kebutuhan hidup
  2. bebas dan tidak terikat
  3. dorongan sosial
  4. mendapat kekuasaan, ataupun melanjutkan usaha orang tua

Faktor-faktor yang Harus Dihadapi dalam Pendirian Badan Usaha Adapun faktor-faktor yang harus dihadapi dalam pendirian badan usaha adalah sebagai berikut.
  1. barang dan jasa yang akan dijual
  2. pemasaran barang dan jasa
  3. penentuan harga
  4. pembelian
  5. kebutuhan tenaga kerja
  6. organisasi intern
  7. pembelanjaan
  8. jenis badan usaha yang akan dipilih

Fungsi-fungsi yang Terlibat dalam Bisnis Adapun fungsi-fungsi yang terlibat dalam bisnis di dalam pendirian suatu badan usaha, yaitu:
  1. Manajemen

  2. Cara karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan.
  3. Pemasaran

  4. Cara produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
  5. Keuangan

  6. Cara perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya
  7. Akuntansi

  8. ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  9. Sistem Informasi

  10. Meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bekerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis.

Proses Pendirian Badan Usaha Adapun proses pendirian badana usaha adalah sebagai berikut.
  1. Mengadakan rapat umum pemegang saham

  2. Sebelum mendirikan badan usaha terlebih dahulu harus diadakan rapat umum semua pemegang saham.
  3. Dibuatkan akte notaris

  4. Pada akte notaris harus tercantum nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan.
  5. Didaftarkan di pengadilan negeri

  6. Badan usaha yang akan didirikan harus di daftrakan di pengadilan negeri. Dokumen berisi izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing-masing.
  7. Diberitahukan dalam lembaran negara

  8. Lembaran negara ini berupa legalitas dari departemen kehakiman.

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (corporate social responsibility) menjadi frasa yang semakin populer dan marak diterapkan perusahaan di berbagai belahan dunia. Di tanah air, debut CSR semakin menguat terutama setelah dinyatakan dengan tegas dalam UU PT No. 40 Tahun 2007 yang belum lama ini disahkan DPR.

Sejarah singkat
Pengertian CSR sangat beragam. Intinya, CSR adalah operasi bisnis yang berkomitmen tidak hanya untuk meningkatkan keuntungan perusahaan secara finansial, tetapi untuk pembangunan sosial-ekonomi kawasan secara holistik, melembaga, dan berkelanjutan. Beberapa nama lain yang memiliki kemiripan dan bahkan sering diidentikkan dengan CSR adalah corporate giving, corporate philanthropy, corporate community relations, dan community development. Dalam konteks global, istilah CSR mulai digunakan sejak tahun 1970-an dan semakin populer terutama setelah kehadiran buku Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line in 21st Century Business (1998) karya John Elkington.
Di Indonesia, istilah CSR semakin populer digunakan sejak tahun 1990-an. Beberapa perusahaan sebenarnya telah lama melakukan CSA (corporate social activity) atau aktivitas sosial perusahaan. Walaupun tidak menamainya sebagai CSR, secara faktual aksinya mendekati konsep CSR yang merepresentasikan bentuk “peran serta” dan “kepedulian” perusahaan terhadap aspek sosial dan lingkungan.
Bias-bias CSR
Berdasarkan pengamatan terhadap praktik CSR selama ini, tidak semua perusahaan mampu menjalankan CSR sesuai filosofi dan konsep CSR yang sejati. Tidak sedikit perusahaan yang terjebak oleh bias-bias CSR berikut ini.
  • Pertama, kamuflase. CSR yang dilakukan perusahaan tidak didasari oleh komitmen genuine, tetapi hanya untuk menutupi praktik bisnis yang memunculkan ethical questions.
  • Kedua, generik. Program CSR terlalu umum dan kurang fokus karena dikembangkan berdasarkan template atau program CSR yang telah dilakukan pihak lain.
  • Ketiga, directive. Kebijakan dan program CSR dirumuskan secara top-down dan hanya berdasarkan misi dan kepentingan perusahaan (shareholders) semata. Program CSR tidak partisipatif sesuai prinsip stakeholders engagement yang benar.
  • Keempat, lip service. CSR tidak menjadi bagian dari strategi dan kebijakan perusahaan. Biasanya, program CSR tidak didahului oleh needs assessment dan hanya diberikan berdasarkan belas kasihan (karitatif).
  • Kelima, kiss and run. Program CSR bersifat ad hoc dan tidak berkelanjutan. Masyarakat diberi “ciuman” berupa barang, pelayanan atau pelatihan, lantas ditinggalkan begitu saja.


Hak-hak Konsumen
Adapun hak-hak yang dimilik oleh konsumen adalah sebagai berikut.
  1. Hak Atas Kenyamanan, Keselamatan dan Keamanan
  2. Bagi konsumen hak ini harus mencakup aspek kesehatan secara fisik, dan dari perspektif keyakinan/ajaran agama tertentu.
  3. Hak Untuk Memilih
  4. Merupakan kebebasan konsumen dalam memilih barang dan jasa yang dibutuhkan. Oleh karena itu, barang yang beredar di pasar haruslah terdiri dari beberapa merek untuk suatu barang, agar konsumen dapat memilih.
  5. Hak Atas Informasi
  6. Bisa dipenuhi dengan cara antara lain, melalui diskripsi barang menyangkut harga dan kualitas atau kandungan barang dan tidak hanya terbatas informasi pada satu jenis produk, tetapi juga informasi beberapa merek untuk produk sejenis, dengan demikian konsumen bisa membandingkan antara satu merk dengan merk lain untuk produk sejenis.
  7. Hak Untuk Didengar Pendapat dan Keluhannya
  8. Ada dua instrumen dalam mengakomodir hak untuk didengar:
  9. Hak Untuk Mendapatkan Advokasi
  10. Dengan hak ini, konsumen mendapat perlindungan hukum yang efektif dalam rangka mengamankan implementasi ketentuan perlindungan konsumen dan menjamin keadilan sosial.
  11. Hak Untuk Mendapat Pendidikan
  12. Definisi dasar hak ini adalah konsumen harus berpendidikan secukupnya, dapat dilakukan baik melalui kurikulum dalam pendidikan formal maupun melalui pendidikan informal yang dilakukan oleh lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang perlindungan konsumen. Pemenuhan hak untuk mendapat pendidikan juga menjadi kontribsi dan tanggung jawab pelaku usaha.
  13. Hak Untuk Tidak Diperlakukan Secara Diskriminatif
  14. Tindakan diskriminatif secara sederhana adalah adanya disparitas, adanya perlakukan yang berbeda untuk pengguna jasa/produk, dimana kepada konsumen dibebankan biaya yang sama.
  15. Hak Untuk Mendapatkan Ganti Rugi
  16. Mendapatkan ganti rugi harus dipenuhi oleh pelaku usaha atas kerusakan, pencemaran dan atau kerugian konsumen akibat mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan atau diperdagangkan si pelaku usaha tersebut.

http://kyfi.wordpress.com/2012/04/20/prosedur-pendirian-usaha-di-bidang-it/
http://www.tekmira.esdm.go.id/currentissues/?p=303
http://tantipuspita.blogspot.com/2012/05/hak-hak-konsumen-yang-dilanggar-oleh.html

http://www.gunadarma.ac.id

Senin, 15 Oktober 2012

Bioinformatika

Istilah bioinformatika berasal dari bahasa Inggris yaitu bioinformatics, yang artinya ilmu yang mempelajari tentang penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis . Akan tetapi kalau saya boleh sederhanakan menggunakan kata-kata sendiri, bioinformatika adalah segala bentuk penggunaan komputer dalam menangani masalah-masalah biologi. Dalam prakteknya, definisi yang digunakan oleh kebanyakan orang adalah satu sinonim dari komputasi biologi molekul (penggunaan komputer dalam menandai karakterisasi dari komponen-komponen molekul dari makhluk hidup). Sedangkan menurut Fredj Tekaia dari Institut Pasteur [TEKAIA 2004], Bioinformatika (Klasik) adalah “metode matematika, statistik dan komputasi yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah-masalah biologi dengan menggunakan sekuen DNA dan asam amino dan informasi-informasi yang terkait dengannya”. Jadi, Bioinformatika ini merupakan ilmu terapan yang lahir dari perkembangan teknologi informasi dibidang molekular. Pembahasan dibidang bioinformatika ini tidak terlepas dari perkembangan biologi molekular modern, salah satunya peningkatan pemahaman manusia dalam bidang genomic yang terdapat dalam molekul DNA. Kemampuan untuk memahami dan memanipulasi kode genetik DNA ini sangat didukung oleh teknologi informasi melalui perkembangan hardware dan soffware. Baik pihak pabrikan sofware dan harware maupun pihak ketiga dalam produksi perangkat lunak. Salah satu contohnya dapat dilihat pada upaya Celera Genomics, perusahaan bioteknologi Amerika Serikat yang melakukan pembacaan sekuen genom manusia yang secara maksimal memanfaatkan teknologi informasi sehingga bisa melakukan pekerjaannya dalam waktu yang singkat (hanya beberapa tahun). SEJARAH Bioinformatika pertamakali dikemukakan pada pertengahan 1980an untuk mengacu kepada penerapan ilmu komputer dalam bidang biologi. Meskipun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika seperti pembuatan pangkalan data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologi telah dilakukan sejak tahun 1960an. Kemajuan teknik biologi molekuler dalam mengungkap sekuens biologi protein (sejak awal 1950an) dan asam nukleat (sejak 1960an) mengawali perkembangan pangkalan data dan teknik analisis sekuens biologi. Pangkalan data sekuens protein mulai dikembangkan pada tahun 1960an di Amerika Serikat, sementara pangkalan data sekuens DNA dikembangkan pada akhir 1970an di Amerika Serikat dan Jerman pada Laboratorium Biologi Molekuler Eropa (European Molecular Biology Laboratory). Penemuan teknik sekuensing DNA yang lebih cepat pada pertengahan 1970an menjadi landasan terjadinya ledakan jumlah sekuens DNA yang dapat diungkapkan pada 1980an dan 1990an. Hal ini menjadi salah satu pembuka jalan bagi proyek-proyek pengungkapan genom, yang meningkatkan kebutuhan akan pengelolaan dan analisis sekuens, dan pada akhirnya menyebabkan lahirnya bioinformatika. Perkembangan jaringan internet juga mendukung berkembangnya bioinformatika. Pangkalan data bioinformatika yang terhubungkan melalui internet memudahkan ilmuwan dalam mengumpulkan hasil sekuensing ke dalam pangkalan data tersebut serta memperoleh sekuens biologi sebagai bahan analisis. Selain itu, penyebaran program-program aplikasi bioinformatika melalui internet memudahkan ilmuwan dalam mengakses program-program tersebut dan kemudian memudahkan pengembangannya. CABANG-CABANG YANG TERKAIT DENGAN BIOINFORMATIKA Dari pengertian Bioinformatika yang telah dijelaskan, kita dapat menemukan banyak terdapat banyak cabang-cabang disiplin ilmu yang terkait dengan Bioinformatika, terutama karena bioinformatika itu sendiri merupakan suatu bidang interdisipliner. Hal tersebut menimbulkan banyak pilihan bagi orang yang ingin mendalami Bioinformatika. Biophysics Adalah sebuah bidang interdisipliner yang mengalikasikan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur dan fungsi biologi (British Biophysical Society). Disiplin ilmu ini terkait dengan Bioinformatika karena penggunaan teknik-teknik dari ilmu Fisika untuk memahami struktur membutuhkan penggunaan TI. Computational Biology Computational biology merupakan bagian dari Bioinformatika (dalam arti yang paling luas) yang paling dekat dengan bidang Biologi umum klasik. Fokus dari computational biology adalah gerak evolusi, populasi, dan biologi teoritis daripada biomedis dalam molekul dan sel. Medical Informatics Menurut Aamir Zakaria [ZAKARIA2004] Pengertian dari medical informatics adalah “sebuah disiplin ilmu yang baru yang didefinisikan sebagai pembelajaran, penemuan, dan implementasi dari struktur dan algoritma untuk meningkatkan komunikasi, pengertian dan manajemen informasi medis.” Medical informatics lebih memperhatikan struktur dan algoritma untuk pengolahan data medis, dibandingkan dengan data itu sendiri. Disiplin ilmu ini, untuk alasan praktis, kemungkinan besar berkaitan dengan data-data yang didapatkan pada level biologi yang lebih “rumit”. Cheminformatics Cheminformatics adalah kombinasi dari sintesis kimia, penyaringan biologis, dan pendekatan data-mining yang digunakan untuk penemuan dan pengembangan obat (Cambridge Healthech Institute’s Sixth Annual Cheminformatics conference). Kemungkinan penggunaan TI untuk merencanakan secara cerdas dan dengan mengotomatiskan proses-proses yang terkait dengan sintesis kimiawi dari komponenkomponen pengobatan merupakan suatu prospek yang sangat menarik bagi ahli kimia dan ahli biokimia. Genomics Genomics adalah bidang ilmu yang ada sebelum selesainya sekuen genom, kecuali dalam bentuk yang paling kasar. Genomics adalah setiap usaha untukmenganalisa atau membandingkan seluruh komplemen genetik dari satu spesies atau lebih. Secara logis tentu saja mungkin untuk membandingkan genom-genom dengan membandingkan kurang lebih suatu himpunan bagian dari gen di dalam genom yang representatif. Mathematical Biology Mathematical biology juga menangani masalah-masalah biologi, namun metode yang digunakan untuk menangani masalah tersebut tidak perlu secara numerik dan tidak perlu diimplementasikan dalam software maupun hardware. Menurut Alex Kasman [KASMAN2004] Secara umum mathematical biology melingkupi semua ketertarikan teoritis yang tidak perlu merupakan sesuatu yang beralgoritma, dan tidak perlu dalam bentuk molekul, dan tidak perlu berguna dalam menganalisis data yang terkumpul. Proteomics Istilah proteomics pertama kali digunakan untuk menggambarkan himpunan dari protein-protein yang tersusun (encoded) oleh genom. Michael J. Dunn [DUNN2004], mendefiniskan kata “proteome” sebagai: “The PROTEin complement of the genOME“. Dan mendefinisikan proteomics berkaitan dengan: “studi kuantitatif dan kualitatif dari ekspresi gen di level dari protein-protein fungsional itu sendiri”. Yaitu: “sebuah antarmuka antara biokimia protein dengan biologi molekul”. Pharmacogenomics Pharmacogenomics adalah aplikasi dari pendekatan genomik dan teknologi pada identifikasi dari target-target obat. Contohnya meliputi menjaring semua genom untuk penerima yang potensial dengan menggunakan cara Bioinformatika, atau dengan menyelidiki bentuk pola dari ekspresi gen di dalam baik patogen maupun induk selama terjadinya infeksi, atau maupun dengan memeriksa karakteristik pola-pola ekspresi yang ditemukan dalam tumor atau contoh dari pasien untuk kepentingan diagnosa (kemungkinan untuk mengejar target potensial terapi kanker). Istilah pharmacogenomics digunakan lebih untuk urusan yang lebih “trivial” — tetapi dapat diargumentasikan lebih berguna– dari aplikasi pendekatan Bioinformatika pada pengkatalogan dan pemrosesan informasi yang berkaitan dengan ilmu Farmasi dan Genetika, untuk contohnya adalah pengumpulan informasi pasien dalam database. Pharmacogenetics Pharmacogenetics adalah bagian dari pharmacogenomics yang menggunakan metode genomik/Bioinformatika untuk mengidentifikasi hubungan-hubungan genomik, contohnya SNP (Single Nucleotide Polymorphisms), karakteristik dari profil respons pasien tertentu dan menggunakan informasi-informasi tersebut untuk memberitahu administrasi dan pengembangan terapi pengobatan. Gambaran dari sebagian bidang-bidang yang terkait dengan Bioinformatika di atas memperlihatkan bahwa Bioinformatika mempunyai ruang lingkup yang sangat luas dan mempunyai peran yang sangat besar dalam bidangnya. Bahkan pada bidang pelayanan kesehatan Bioinformatika menimbulkan disiplin ilmu baru yang menyebabkan peningkatan pelayanan kesehatan. http://ianspace.wordpress.com/2011/05/01/bioinformatika/ http://www.gunadarma.ac.id

Mengenal E-Commerce dan E-Business

E-Commerce
a.Definisi E-Commerce
Apa itu E-Commerce? E-Commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis dengan tujuan mengambil keuntungan seperti penjualan, pembelian, pelayanan, informasi, dan perdagangan melalui perantara yaitu melalui suatu jaringan computer, terutama internet. E commerce merupakan extension dari commerce dengan mengeksploitasi media elektronik. E-commerce pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forrester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.
Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan:
1. Menyediakan harga kompetitif
2. Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
3. Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
4. Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
5. Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
6. Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
7. Mempermudah kegiatan perdagangan
Berikut beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:
* E-mail dan Messaging
* Content Management Systems
* Dokumen, spreadsheet, database
* Akunting dan sistem keuangan
* Informasi pengiriman dan pemesanan
* Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
* Sistem pembayaran domestik dan internasional
* Newsgroup
* On-line Shopping
* Conferencing
* Online Banking
b.Bentuk E-Commerce
Ada beberapa bentuk E-Commerce seperti:
1.Bussiness to Business (B2B)
B2B adalah tipe e commerce yang mengutamakan kerjasama transaksi antar perusahaan dengan menggunakan media elektronik.
2.Collaborative Commerce (C Commerce)
Dalam C Commerce, partner bisnis saling bekerjasama secara elektronik.kerjasama ini biasanya terjadi sepanjang rantai produksi suatu barang atau jasa, misalnya produsen dengan distrbutornya.
3.Bussiness to Consumers (B2C)
Pada B2C, pihak penjual adalah organisasi, sedangkan pihak pembeli biasanya individu.
4.Consumers to Business (C2B)
C2B dapat mungkin konsumen membuat request akan kebutuhannya terhadap sebuah barang atau jasa kemudian organisasi atau perusahaan bersaing untuk menyediakan barang atau jasa tersebut kepada konsumen.
5.Consumers to Consumers (C2C)
Transaksi antar individu seperti menjual produk atau jasa kepada individu lain. 6.IntraBusiness Commerce
Penggunaan E Commerce dalam lingkup internal perusahaan atau organisasi untuk meningkatkan kinerja dan operasi.
7.Government to Citizens (G2C)
Pelayanan pemerintah terhadap warga negaranya melalui teknologi E Commerce, selain itu.dapat digunakan untuk kerjasama antara pemerintah dengan pemerintah lain atau dengan perusahaan.
8.Mobile Commerce
Mobile Commerce memungkinkan penggunaan E Commerce tanpa kabel, seperti mengakses internet melalui handphone
Ada beberapa kelemahan yang dimiliki oleh E-Commerce,yaitu:
1.Kasus dalam faktor keamanan transaksi e-commerce, yaitu dari pembajakan kartu kredit, stock exchange fraud, banking fraud, hak atas kekayaan intelektual, akses illegal ke sistem informasi (hacking) perusakan website sampai dengan pencurian data.
2.Ketidaktepatan waktu pengiriman barang.
3.No cash payment dan Ketidak puasan konsumen terhadap barang yang dipesan.

E-Business

Apa sih e-bisnis itu? E-bisnis, atau lebih sering disebut secara professional sebagai e-commerce, adalah sebuah proses bisnis yang mengembangkan bisnisnya lewat bantuan media web atau internet. Terminologi ini pertama kali dicetuskan oleh Lou Gerstner, pimpinan dari raksasa computer dunia, IBM. Kini hampir semua orang di dunia paling tidak pernah melakukan transaksi lewat internet. Ini menunjukkan bagaimana populernya metode bisnis melalui internet saat ini. dengan berkembangnya teknologi internet secara pesat, e-bisnis diprediksikan akan menjadi sebuah tren di tahun-tahun kedepan.
E-Business atau Electronic business dapat didefinisikan secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi. Pada masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui teknologi berbasis web memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM. E-Business is about 95% business and 5% technology. Secara implisit kalimat singkat tersebut telah menjelaskan esensi dari berkembangnya konsep manajemen baru yang dikenal dengan e-business. Kalimat singkat tersebut pada intinya menegaskan bahwa pertimbangan utama yang harus dipergunakan oleh para praktisi manajemen dalam menentukan apakah akan memanfaatkan tawaran-tawaran menggiurkan yang dijanjikan oleh e-business terletak pada pertimbangan seberapa besar potensi “bisnis” yang ditawarkan, bukan pada seberapa canggih teknologi yang berkembang. Jika bisnis bertujuan untuk mencapai apa yang dalam teori disebut sebagai wealth maximization (dan didalam praktek sehari-hari wealth sering diasosiasikan dengan profit atau keuntungan usaha), maka secara jelas e-business harus dapat paling tidak melakukan kedua hal di bawah ini:
1. Seberapa tinggi potensi penambahan revenue (pendapatan) perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung yang didapat pada saat konsep e-business diimplementasikan; dan
2. Seberapa tinggi potensi pengurangan cost (biaya) yang dapat dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung yang didapat pada saat konsep e-business diterapkan.
Kedua hal tersebut adalah hal minimum yang harus di-deliver oleh e-business kepada perusahaan agar dapat secara nyata meningkatkan tingkat profitabilitasnya (sesuai dengan rumus sederhana Profit = Revenue – Cost). Dalam kenyataannya, tentu saja tidak semua usaha dapat secara langsung dan terlihat berpengaruh terhadap kedua variabel tersebut di atas, karena banyak dari manfaat atau value dari e-business yang bersifat intangible dan unquantifiable. Dalam bukunya “The Effective Measurements of IT Cost and Benefit Analysis”, Arthur Money dan Remenyi memberikan 16 kriteria yang harus diukur di dalam perusahaan untuk menentukan apakah konsep e-business yang diterapkan lebih baik dibandingkan dengan kondisi pada saat e-business belum diimplementasikan (manajemen bisnis konvensional).
http://nuruluyoen17.blogspot.com/2012/06/artikel-e-commerce_5437.html
http://dinaramagraha.blogspot.com/2012/06/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html
http://febrianperdana.wordpress.com/2010/10/11/artikel-tentang-e-business/
http://www.gunadarma.ac.id

Senin, 30 April 2012

Pembuatan Elemen Game

Elemen dalam game atau permainan dibutuhkan agar tampilan permainan menjadi lebih hidup dan menarik. Game yang dimaksud yaitu Game tembak sasaran yang merupakan game sederhana dan termasuk dalam jenis game aksi.
Berikut pembuatan elemen dari game tembak sasaran ini dapat dilihat disini
http://www.gunadarma.ac.id

Senin, 16 April 2012

Story Board Game

Game ini berjudul Game Tembak Sasaran. Game ini termasuk dalam jenis game aksi. Game ini merupakan game sederhana tembak-tembakkan hingga mengenai sasaran yang dituju.
Berikut Story Board dari game ini dapat dilihat disini
http://www.gunadarma.ac.id